BKSL Pastikan Kawasan Sentul City Tetap Aman di Tengah Cuaca Ekstrem

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Sentul City Tbk (BKSL) memastikan aktivitas di kawasan mandiri Sentul City tetap berjalan normal meski sempat terjadi limpasan air parsial di akses menuju Kawasan Spring City pada Rabu (11/2/2026).

Perseroan bergerak cepat melalui tim reaksi cepat, sehingga jalur terdampak berhasil dibersihkan dan kembali normal sejak pukul 20.00 WIB di hari yang sama.

Manajemen menegaskan bahwa kenyamanan dan keamanan warga menjadi prioritas utama, terutama di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Tak lama setelah kejadian, BKSL langsung melakukan peninjauan lapangan bersama perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk Camat Babakan Madang, Kepala DPMPTSP, Kepala DPTR, serta Kementerian PU guna memastikan seluruh infrastruktur kawasan berfungsi optimal.

Sebagai langkah antisipatif, tim teknis kini tengah melakukan audit menyeluruh terhadap sistem drainase di seluruh kawasan. Perseroan berkomitmen melakukan penyempurnaan di titik-titik yang dinilai kurang optimal agar peristiwa serupa tidak terulang.

Di sisi lain, program penghijauan kolaboratif dengan mitra strategis terus diperkuat demi menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan kawasan.

Baca Juga: Sentul City Hospitality Group Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sentul

"Kami berkomitmen penuh untuk terus memperkuat mitigasi jangka panjang sebagai upaya kami dalam menjaga Sentul City tetap menjadi kawasan hunian yang aman, asri, tangguh, dan bernilai investasi" ujar Hiramsyah S. Thaib, Presiden Direktur Perseroan.

Di tengah penguatan infrastruktur, BKSL juga mencatat tonggak penting dari sisi keuangan. Perseroan mempercepat pelunasan sisa kewajiban Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Langkah ini memberi ruang gerak lebih luas bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan dan pembangunan kawasan secara berkelanjutan.

Pada akhir 2025, posisi kas internal Perseroan tercatat sangat kuat, didorong oleh arus kas internal dan rampungnya transaksi penjualan lahan seluas sekitar 149 hektare kepada Genting Group senilai kurang lebih Rp1,6 triliun pada Desember 2025.

Transaksi strategis tersebut memberikan fleksibilitas finansial besar, sekaligus mempercepat penyelesaian kewajiban PKPU yang kini tersisa dalam jumlah sangat minim. Upaya ini juga ditujukan untuk menekan beban bunga sehingga berkontribusi pada peningkatan profitabilitas.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Tangani Banjir Kiriman dari Katulampa, 'Segera Dibuang ke Laut'

Manajemen menilai penyehatan struktur modal ini sebagai bagian dari visi besar untuk mengubah tantangan menjadi peluang pertumbuhan. Fokus perusahaan kini sepenuhnya diarahkan pada percepatan value creation dan pembangunan kawasan Sentul City.

"Dengan selesainya kewajiban masa lalu dan likuiditas yang terjaga, kami kini fokus memperkuat posisi Sentul City sebagai destinasi hunian yang andal, dengan Transit-Oriented Development (TOD), sekaligus sebagai investasi utama," tutup Hiramsyah. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Manajer Bandara Puerto Princesa Filipina Tewas Ditembak
• 44 menit lalurealita.co
thumb
Lebaran Tanpa LEBAR-AN, Transformasi Peserta LIGHTweight Challenge Turun 19 Kg
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Horison Ultima Sentraland Simpang Lima Semarang Undang Mitra Berbuka Puasa Bersama
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Dosen Udayana: Kasus Marcella Santoso Bukti Aktor Sipil Bisa Ganggu Stabilitas Nasional
• 12 jam laludisway.id
thumb
AS Komit Bebaskan Tarif Minyak Sawit Indonesia, Sadar Permintaan Pasar Terus Naik
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.