Kasus ABK Sea Dragon, Hotman Paris Minta Prabowo Cegah Miscarriage of Justice

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan mencegah terjadinya miscarriage of justice dalam perkara kasus Fandi Ramadhan (26), anak buah kapal (ABK) Sea Dragon yang dituntut hukuman mati dalam kasus penyelundupan narkotika hampir 2 ton sabu.

Permintaan itu disampaikan Hotman saat menerima orang tua Fandi di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (20/2/2026).

“Saya terpanggil untuk menemani Bapak-Ibu ini, karena juga saya melihat video dari Bapak Presiden beberapa hari lalu. Bapak Presiden berjanji akan memberishkan, akan mencegah terjadinya Miscarriage of Justice,” kata Hotman.

Menurut Hotman, kasus ini bisa menjadi momen tepat bagi Presiden Prabowo untuk menunjukkan keseriusannya mencegah penyalahgunaan kewenangan dalam penegakan hukum.

Baca juga: Duduk Perkara Kasus ABK Sea Dragon Dituntut Mati dalam Penyelundupan Sabu 2 Ton

"290 juta penduduk Indonesia kemungkinan besar, saya yakin, ikut menghimbau kepada Bapak Prabowo agar mempergunakan kewenangannya untuk mencegah anak Ibu ini masuk ke tiang gantungan," ujarnya.

Hotman juga menghimbau Jaksa Agung untuk mengeksaminasi surat tuntutan dan mempertimbangkan pencabutan demi keadilan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Demikian juga kepada Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Batam, dan nanti Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, agar benar-benar mendengarkan tangis dari orang tua korban fitnahan ini," tambahnya.

Fandi saat ini tengah diadili di PN Batam dan dituntut hukuman mati bersama terdakwa lain terkait kasus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1.995.130 gram atau sekitar 2 ton.

Baca juga: Orangtua ABK Sea Dragon Menangis Minta Prabowo Turun Tangan

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenko Polkam Perkuat Pengamanan Penerbangan dan Fasilitas Publik di Papua
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mencekam! Detik-Detik Kereta Bandara Hantam Truk Kontainer hingga Terseret 100 M di Tangerang
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Teks Khutbah Jumat 20 Februari 2026: Ramadhan Bukan Hanya Gugurkan Dosa tapi Menyehatkan Tubuh dan Sucikan Rohani
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Fundamental Industri Perbankan Solid, Direktur Utama BRI: Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
IHSG Dibuka Menghijau, Bursa Asia Menguat Imbas Rally Saham Teknologi di Wall Street
• 16 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.