Jakarta (ANTARA) - Anak usaha Pelindo Terminal Petikemas, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) meningkatkan kesiapan operasional melalui penguatan layanan dan optimalisasi fasilitas terminal untuk mengantisipasi potensi peningkatan volume barang, khususnya kebutuhan pokok dan komoditas konsumsi masyarakat.
Pengawasan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga diperketat, seiring komitmen perusahaan untuk menjaga produktivitas tanpa mengabaikan keselamatan petugas di lapangan selama Ramadhan 1447 Hijriah.
"Periode Ramadhan selalu menghadirkan dinamika tersendiri dalam pola distribusi barang, khususnya terkait distribusi kebutuhan pokok dan barang konsumsi masyarakat. Kami memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal sepanjang bulan suci Ramadhan," kata Corporate Secretary IPC TPK Pramestie Wulandary dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Langkah strategis dilakukan untuk menjaga produktivitas terminal, keandalan pelayanan bongkar muat petikemas di seluruh area operasional guna memastikan distribusi logistik nasional tetap lancar, aman dan tepat waktu.
Sebagai bagian dari penguatan layanan tersebut, IPC TPK berkolaborasi dengan mitra kerja melakukan penguatan kapasitas produksi melalui penambahan dua unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC) di Area Terminal Support Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Penambahan alat tersebut untuk meningkatkan fleksibilitas penanganan petikemas dan kapasitas produksi di lapangan penumpukan lini 2 sehingga proses receiving/delivery dan pengaturan petikemas dapat berlangsung lebih cepat serta meminimalkan potensi kepadatan saat peningkatan arus barang.
Tak hanya dari sisi fasilitas, IPC TPK juga mengoptimalkan pola kerja operasional dengan pengaturan jadwal yang adaptif, memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan pelabuhan dan pemangku kepentingan kepelabuhanan serta memanfaatkan golden time, waktu tanpa aktivitas kapal untuk melakukan perawatan preventif peralatan.
Ketersediaan suku cadang turut dipastikan guna menjaga keandalan alat dan menghindari gangguan operasional.
"Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadhan tidak terkendala di sisi terminal. Seluruh kesiapan operasional telah kami perkuat agar arus logistik nasional tetap terjaga," ucap Pramestie.
Dengan kombinasi penguatan fasilitas, optimalisasi operasional, dan koordinasi intensif, IPC TPK berkomitmen dalam menjaga rantai pasok nasional tetap andal selama Ramadhan 1447 Hijriah.
Pengawasan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga diperketat, seiring komitmen perusahaan untuk menjaga produktivitas tanpa mengabaikan keselamatan petugas di lapangan selama Ramadhan 1447 Hijriah.
"Periode Ramadhan selalu menghadirkan dinamika tersendiri dalam pola distribusi barang, khususnya terkait distribusi kebutuhan pokok dan barang konsumsi masyarakat. Kami memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal sepanjang bulan suci Ramadhan," kata Corporate Secretary IPC TPK Pramestie Wulandary dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Langkah strategis dilakukan untuk menjaga produktivitas terminal, keandalan pelayanan bongkar muat petikemas di seluruh area operasional guna memastikan distribusi logistik nasional tetap lancar, aman dan tepat waktu.
Sebagai bagian dari penguatan layanan tersebut, IPC TPK berkolaborasi dengan mitra kerja melakukan penguatan kapasitas produksi melalui penambahan dua unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC) di Area Terminal Support Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Penambahan alat tersebut untuk meningkatkan fleksibilitas penanganan petikemas dan kapasitas produksi di lapangan penumpukan lini 2 sehingga proses receiving/delivery dan pengaturan petikemas dapat berlangsung lebih cepat serta meminimalkan potensi kepadatan saat peningkatan arus barang.
Tak hanya dari sisi fasilitas, IPC TPK juga mengoptimalkan pola kerja operasional dengan pengaturan jadwal yang adaptif, memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan pelabuhan dan pemangku kepentingan kepelabuhanan serta memanfaatkan golden time, waktu tanpa aktivitas kapal untuk melakukan perawatan preventif peralatan.
Ketersediaan suku cadang turut dipastikan guna menjaga keandalan alat dan menghindari gangguan operasional.
"Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadhan tidak terkendala di sisi terminal. Seluruh kesiapan operasional telah kami perkuat agar arus logistik nasional tetap terjaga," ucap Pramestie.
Dengan kombinasi penguatan fasilitas, optimalisasi operasional, dan koordinasi intensif, IPC TPK berkomitmen dalam menjaga rantai pasok nasional tetap andal selama Ramadhan 1447 Hijriah.





