Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito, sebagai Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan yang baru. Prihati menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Ali Ghufron Mukti.
Penunjukan ini merupakan amanat besar bagi Prihati untuk mengelola program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang saat ini mencakup hingga 283 juta jiwa penduduk Indonesia. Usai dilantik, ia menyatakan komitmennya untuk melanjutkan serta memperkuat sistem jaminan sosial kesehatan di Tanah Air.
"Saya merasa menerima amanat yang besar untuk ikut menyelenggarakan jaminan kesehatan sosial," ujar Prihati.
Dalam keterangannya, Prihati menekankan bahwa prioritas utamanya adalah menjaga kualitas layanan di tengah pertumbuhan jumlah peserta yang terus meningkat. Ia menyadari bahwa tantangan ke depan adalah memastikan pelayanan tetap efisien dan merata di seluruh wilayah.
Baca juga: Buruh Kini Bisa Berobat di RS Polri Seluruh Indonesia
Untuk mencapai target tersebut, ia berencana mempererat kolaborasi dengan berbagai fasilitas kesehatan. Saat ini, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan sekitar 23.000 fasilitas kesehatan dan 3.000 rumah sakit di seluruh Indonesia. Profil Singkat Prihati Pujaskito Prihati Pujaskito bukanlah sosok baru di dunia kesehatan maupun birokrasi. Ia merupakan purnawirawan Mayor Jenderal TNI dengan latar belakang medis yang kuat.
Sebelum mengemban tugas sebagai Dirut BPJS Kesehatan, Prihati pernah mengabdi sebagai dokter di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan di lingkungan Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad).




