Empat Anak Dicabuli Pemuda di Tangsel, Polisi Beberkan Kronologinya

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini warga  Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten dihebohkan dengan kabar empat anak dicabuli seorang pemuda berusia 18 tahun berinisial Ez. Bahkan, kabarnya pelaku sudah dibekuk Polisi.

Polisi tak hanya mengungkap kronologi pemuda berinsial Ez cabuli empat anak tersebut. Bahkan polisi sebut Ez ditangkap setelah polisi menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban.

Laporan teregister dengan Nomor: LP/B/410/8/2026/SPKT/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya.

“Lagi diamankan itu orangnya, nanti setelah selesai pemeriksaan baru itu,” bebe Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jamalolo, Jumat (20/2/2026).

AKBP Boy menjelaskan, proses hukum masih berjalan dan pihaknya terus mendalami kasus tersebut. 

“Iya diamankan (terduga) pelaku, sambil menunggu proses lebih lanjut,” jelas AKBP Boy.

Selain itu, AKBP Boy juga beberkan kronologi insiden tersebut, kata dia, seorang ibu berinisial H mengungkap dugaan pencabulan yang dialami anaknya di sebuah kontrakan di kawasan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/2/2026).

Korban dalam kasus ini empat anak yang masih di bawah umur, yakni berinisial A (11), I (5), M (3), serta satu anak lainnya yang merupakan anak tetangga.

Kasus baru diketahui H pada awal Februari 2026, setelah pihak sekolah memanggil dan menjelaskan kejadian yang melibatkan 2 anak.

Dalam hal ini, H menjelaskan, awalnya ia tidak menaruh curiga ketika anaknya mengeluh sakit pada bagian anus. 

Ia juga mengira keluhan tersebut disebabkan gangguan pencernaan biasa.

“Awalnya anak saya sempat sakit anusnya. Saya pikir sakit biasa, enggak kepikiran ke situ. Bahkan kepikiran yang aneh-aneh juga enggak,” beber H kepada awak media, Serpong Utara, Tangsel, Selasa (17/2/2026).

Bahkan, ia sempat menduga anaknya mengalami sembelit. 

“Saya pikir ya dia pupnya keras atau apa. Saya sempat bilang nanti mama beliin pepaya, biar pupnya enggak sakit," jelasnya.

Namun, keluhan itu terus berulang selama beberapa hari. 

H mengatakan peristiwa tersebut diduga terjadi di kontrakan tempat tinggalnya, saat bermain bersama. 

Informasi awal justru terungkap dari sekolah setelah seorang siswa yang merupakan anak tetangga H terlihat memiliki bekas kemerahan di bagian leher.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Imbas Kereta Bandara Tertemper Truk, Perjalanan Commuter Line Tangerang Hanya Sampai Rawa Buaya
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Harta PPS Adalah: Ini Pengertian, Skema dan Tarif hingga Manfaatnya Buat Wajib Pajak
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
OJK: Tingkat Pemenuhan Data Investor Jadi 28 Klasifikasi Capai 82%
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Resto Dilarang Buka Siang di Tangerang Saat Puasa, PKS: Pikirkan Nonmuslim
• 21 jam laludetik.com
thumb
Tim Satgas Pangan dan Wakapolres Barru Turun Pantau Harga Kebutuhan di Pasar Pekkae Tanete Rilau
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.