Jakarta, VIVA – Nama F4dli mencuri perhatian publik setelah lagu Aku Dah Lupa viral sepanjang 2025 di berbagai platform digital. Di balik kesuksesan lagu tersebut, F4dli memegang peran sentral sebagai produser yang mengawal seluruh proses kreatif dari awal hingga akhir.
Produser muda bernama lengkap Fadli Hasan ini lahir di Singkawang, Kalimantan Barat, pada 13 September 1996. Ia membangun kariernya dari dunia konten remix sebelum akhirnya fokus merilis karya original dan memperkuat identitas musiknya sendiri di industri musik digital Indonesia. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
F4dli tidak hanya bertindak sebagai produser, tetapi juga menggarap langsung hampir seluruh elemen lagu Aku Dah Lupa. Ia mengerjakan pembuatan beat, menyusun aransemen, menulis lirik, hingga menyelesaikan mixing dan mastering secara intens di studio pribadinya.
“Sebagai produser di balik “Aku Dah Lupa”, dari tahap awal, mulai dari pembuatan beat, menyusun aransemen, nulis lirik sampai tahap mixing dan mastering. Proses kreatifnya lebih ke eksplorasi sound, kayak ngikutin musik apa yang bagus dan viral gitu,” ujar F4dli, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 21 Februari 2026.
Ia mengembangkan lagu ini dari kisah curhat seorang teman yang kesulitan melupakan mantan kekasih. Alih-alih menghadirkan lagu patah hati yang melankolis, F4dli justru mengusung pendekatan berbeda: move on dengan rasa bahagia.
Ia merancang lirik yang sederhana dan mudah diingat agar lebih mudah diterima pendengar luas. Pesan yang ia angkat pun ringan, yakni meninggalkan mantan seharusnya menjadi momen yang membebaskan.
“Aku bikin liriknya sederhana, mudah diingat dan mungkin beberapa orang juga pasti ngerasakan ninggalin mantan tu seharusnya happy,” lanjutnya.
Dari sisi aransemen, F4dli terinspirasi tren musik yang dipopulerkan Tenxi, Naykila, dan Jemsi lewat lagu Garam dan Madu. Ia memadukan nuansa tersebut dengan ciri khasnya sendiri sehingga menghasilkan warna musik yang segar namun tetap relevan dengan tren.
Kesuksesan lagu Aku Dah Lupa tidak terjadi begitu saja. F4dli menilai ada sejumlah faktor yang mendorong lagu ini cepat viral di 2025.





