Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) meluncurkan inisiatif bertajuk #LebihBaikIndosat dalam menyambut Ramadan dan Idul Fitri 2026. Melalui semangat You Only Need One (YONO), Indosat menekankan bahwa masyarakat hanya membutuhkan satu hal yang benar-benar dapat diandalkan saat momen penting: Koneksi yang kuat, inovasi yang relevan, dan aksi nyata yang berdampak.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam empat langkah utama selama Ramadan tahun ini. Pertama, memperkuat jaringan di Jalur Mudik Lonjakan trafik saat mudik menjadi perhatian utama. Indosat memperkuat dan mengoptimalkan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik serta lebih dari 790 Point of Interest (POI) strategis di seluruh Indonesia. Pemantauan dilakukan 24 jam sehari untuk memastikan pelanggan tetap terhubung tanpa gangguan, baik di kota besar maupun di daerah tujuan mudik.
“Kami dari Indosat punya komitmen untuk menjaga kesiapan jaringan, sehingga pada saat perjalanan beratus-ratus kilometer itu pelanggan tetap aman, nyaman, dan terhubung,” ujar Raden Tofan, SVP Head of Network Operations IOH.
“Indosat juga memprediksi bahwa tahun ini ada sekitar 14 juta pelanggan yang mudik ke sejumlah tempat, termasuk Jawa dan Sumatera. Jadi fokus kami itu, seperti POI, untuk POI ada sekitar 797. Jadi kita bisa nambah coverage POI karena 12 bulan terakhir kita nambah hampir 1.500 site baru, sehingga jangkauan bisa lebih luas. Lalu untuk pemudik yang jalur darat kita siapkan 77 route define. Ada route tol, non-tol, dan juga kereta api. Jadi total ada 8.000 kilometer kita akan pastikan jaringannya cukup dan stabil,” paparnya.
Untuk menguji kesiapan jaringan di kondisi nyata, Indosat menghadirkan Ekspedisi Jaringan Andal melalui program #DVET “Perjalanan Menjadi Lebih Baik” bersama Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan. Perjalanan live dari Jakarta menuju Yogyakarta tersebut menjadi simulasi langsung performa jaringan di rute panjang dengan mobilitas tinggi dan kebutuhan data intensif, situasi yang umum dialami jutaan pemudik.
Kedua, Indosat juga menghadirkan aplikasi Sahabat AI. Aplikasi ini dibangun dengan teknologi AI kelas dunia yang didukung Nvidia dan dirancang untuk memahami bahasa serta konteks lokal Indonesia.
Sahabat AI membantu pengguna menemukan informasi, menyusun ide, hingga menyelesaikan kebutuhan harian secara sederhana dan natural. Di tengah meningkatnya aktivitas digital selama Ramadan, aplikasi ini diharapkan dapat membuat teknologi terasa lebih dekat dan mudah diakses siapa pun.
Ketiga, menghadirkan perlindungan digital berbasis AI. Aspek keamanan juga menjadi fokus. Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, fitur Anti-Spam & Anti-Scam berbasis AI milik Indosat telah mendeteksi dan menghadang lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya yang terindikasi penipuan.
Sistem ini terus belajar mengikuti pola ancaman terbaru. Indosat mencatat, fitur tersebut membantu mencegah potensi kerugian finansial hingga 500 juta dolar AS. Lebih dari 95% pelanggan yang mengaktifkan fitur ini mengaku merasa lebih terlindungi. Dengan pendekatan ini, Indosat ingin memastikan pengalaman digital selama Ramadan tetap aman dan nyaman.
Terakhir kepedulian yang lebih nyata lewat progaram CSR. Komitmen #LebihBaikIndosat juga diwujudkan melalui program CSR “Indosat Berkah Ramadan-Surau Kita Berdaya”, yang dilaksanakan di 19 titik di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh pascabencana. Melalui program ini, Indosat merevitalisasi dan menguatkan fungsi surau dan mushola sebagai pusat kegiatan ibadah dan komunitas.
Bukan hanya menghadirkan ruang ibadah yang lebih layak dan nyaman, tetapi juga menghidupkan kembali peran surau sebagai ruang pemberdayaan masyarakat dan penguatan kohesi sosial dengan kolaborasi bersama mitra dan komunitas lokal agar dampaknya benar-benar dapat dirasakan.
Melalui program ini, Indosat merevitalisasi surau dan mushola agar kembali berfungsi sebagai pusat kegiatan ibadah sekaligus ruang pemberdayaan komunitas. Program dijalankan bersama mitra dan komunitas lokal agar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui rangkaian inisiatif tersebut, Indosat menegaskan komitmennya untuk memastikan Ramadan 2026 berjalan lebih nyaman, aman, dan tetap nyambung, didukung jaringan yang andal, inovasi AI yang relevan, serta kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat Indonesia.





