Kisah Ramadhan Hugo Ekitike: Puasa, Refleksi Diri, dan Dukungan Liverpool

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Liverpool, VIVA – Penyerang Hugo Ekitike berbagi kisah personalnya dalam wawancara terbaru bersama Liverpool, khususnya tentang bagaimana ia memaknai bulan suci Ramadhan sebagai seorang Muslim.

Dalam wawancara tersebut, Ekitike secara terbuka memperkenalkan dirinya dan latar belakang keyakinannya.

Baca Juga :
Olahraga Sebelum Sahur, Bolehkah? Ini Penjelasan Dokter dan Tips Aman Agar Tetap Fit saat Ramadhan
Xabi Alonso Tolak Marseille, Soroti Ketidakstabilan Internal Klub Ligue 1

“Perkenalkan, saya Hugo Ekitike dan saya seorang Muslim,” ujar Ekitike dilansir media sosial Liverpool.

Ramadhan, Bulan untuk Mendekatkan Diri

Menurut Ekitike, Ramadhan memiliki makna yang sangat dalam, bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperbaiki diri.

“Saya pikir ini adalah bulan yang baik untuk lebih mendekatkan diri dengan agama dan kerabat Anda, melakukan perbuatan baik, dan menjadi lebih murni daripada biasanya,” tuturnya.

Puasa dan Tradisi Keluarga

Saat ditanya tradisi yang paling ia nantikan selama Ramadhan, Ekitike menegaskan bahwa puasa adalah bagian utama yang selalu ia jalani dengan penuh kesadaran.

“Yang jelas saya akan berpuasa. Menjalani puasa selama sebulan, menerima tamu di rumah, makan malam bersama, dan menjadi lebih dekat dengan Tuhan daripada biasanya,” katanya.

Meski begitu, ia menekankan bahwa kedekatan dengan Tuhan tetap ia jaga, tidak hanya saat Ramadhan.

Dukungan Keluarga dan Klub

Dukungan dari keluarga menjadi faktor penting bagi Ekitike dalam menjalani ibadah puasa. Ia mengungkapkan bahwa banyak anggota keluarganya yang juga beragama Islam.

“Banyak orang di keluarga saya yang Muslim, jadi ini cukup mudah. Mereka berpuasa bersama saya. Kami mengisi hari dengan belajar tentang agama, menghabiskan waktu bersama, dan berbagi makanan.”

Tak hanya dari keluarga, dukungan juga datang dari lingkungan profesionalnya. Ekitike menyebut Liverpool sangat memahami dan mendukung para pemain Muslim selama bulan Ramadhan.

“Ada beberapa Muslim di tim ini. Klub Liverpool akan membantu kami selama sebulan ini. Kami sudah membicarakannya dan mendapat dukungan 100 persen dari klub. Saya sangat menantikannya.”

Pelajaran Setelah Ramadhan

Bagi Ekitike, Ramadhan juga menjadi momen refleksi diri yang mendalam. Ia merasa bulan suci ini membantunya menjadi pribadi yang lebih tenang dan sabar.

Baca Juga :
Israel Batasi Jamaah Palestina Salat di Al Aqsa di Jumat Pertama Ramadhan
Bukan Sekadar Lapar, Ini ‘Ujian Terberat’ Puasa yang Sering Tak Disadari
Ustaz Khalid Basalamah: Nabi Tidak Anjurkan Pelihara Kucing, Beda dengan Ayam

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Daging Sapi hingga Cabai Rawit Naik Drastis, Pedagang Keluhkan Penjualan Turun | SAPA SIANG
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Soal Ambang Batas Parlemen, Surya Paloh: NasDem Konsisten 7 Persen
• 1 jam lalukompas.com
thumb
BMKG: Waspada! Mudik Lebaran 2026 Dibayangi Potensi Cuaca Ekstrem
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Video: Inovasi dan Kolaborasi PMI Perkuat Ekosistem Industri Indonesia
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Halte di Luar Jakarta Belum Lengkap, Pramono Jamin Transjabodetabek Tetap Jalan
• 19 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.