Donald Trump Janji Buka Dokumen Pemerintah soal Alien dan UFO

kumparan.com
20 jam lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan akan mengarahkan lembaga-lembaga federal untuk mulai merilis dokumen pemerintah terkait alien dan benda terbang tak dikenal (UFO) pada Kamis (19/2) waktu setempat. Ia menyebut isu tersebut sebagai hal yang "sangat menarik dan penting" bagi publik.

Dalam unggahan di media sosial, Trump menyatakan akan memerintahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan lembaga terkait lainnya untuk membuka informasi tersebut. Ia menilai minat masyarakat terhadap fenomena UFO sangat tinggi dan pemerintah perlu meresponsnya dengan transparansi.

Pada hari yang sama, saat perjalanan menuju Georgia, Trump juga melontarkan tuduhan terhadap mantan Presiden Barack Obama. Tanpa menyertakan bukti, Trump menyebut Obama telah melakukan kesalahan besar dengan membahas isu alien secara terbuka dan diduga membocorkan informasi rahasia.

"Ia mengambilnya dari informasi yang dirahasiakan... Ia tidak seharusnya melakukan itu," kata Trump kepada wartawan, mengutip Reuters.

Sebelumnya, dalam wawancara bersama podcaster Brian Tyler Cohen yang dirilis Sabtu (14/2) lalu, Obama ditanya apakah alien itu nyata. Obama menjawab dengan nada bercanda tapi tetap skeptis.

"Mereka nyata, tetapi saya belum pernah melihatnya, dan mereka tidak disembunyikan di... Area 51. Tidak ada fasilitas rubanah kecuali ada konspirasi besar yang bahkan disembunyikan dari presiden Amerika Serikat," ujarnya.

Area 51 adalah fasilitas Angkatan Udara AS yang rahasia di Nevada, yang selama puluhan tahun menjadi pusat spekulasi teori konspirasi yang mengklaim adanya penyimpanan jasad alien maupun pesawat luar angkasa yang jatuh. Namun, arsip CIA yang dirilis pada 2013 menyebut fasilitas itu merupakan lokasi uji coba pesawat mata-mata rahasia pada era Perang Dingin.

Tidak ada indikasi dalam pernyataan Obama bahwa ia membocorkan informasi rahasia. Kantor Obama juga belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan Trump tersebut.

Dalam unggahan Instagram pada Minggu, Obama menegaskan, “Saya tidak melihat bukti selama masa kepresidenan saya bahwa makhluk luar angkasa telah melakukan kontak dengan kita. Sungguh!" tegas Obama dalam postingan di akun Instagram pada Minggu (15/2).

Ia menjelaskan keyakinannya bahwa kemungkinan kehidupan di luar Bumi cukup tinggi secara statistik, mengingat luasnya alam semesta. Namun, peluang makhluk tersebut mengunjungi Bumi dinilai kecil karena jarak antarbintang yang sangat jauh.

Trump sendiri mengakui ia juga belum melihat bukti keberadaan alien. "Saya tidak tahu apakah mereka nyata atau tidak," katanya.

Pentagon telah menyelidiki berbagai laporan penampakan UFO dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, pejabat tinggi militer AS menyatakan tidak menemukan bukti alien pernah mengunjungi atau mendarat di Bumi.

Laporan Pentagon pada 2024 juga menyimpulkan investigasi pemerintah AS sejak akhir Perang Dunia II tidak menemukan bukti teknologi luar angkasa. Sebagian besar penampakan yang dilaporkan ternyata merupakan salah identifikasi objek atau fenomena biasa.

Sementara itu, situs National Archives and Records Administration menyatakan memiliki sejumlah arsip terkait UFO yang tersebar di berbagai koleksi dokumen pemerintah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Dalami Dugaan Bullying Siswa ABK di Wonokromo, Akan Periksa Siswa Terlibat
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BEI: Penerbitan Obligasi dan Sukuk Korporasi Mencapai Rp15,71 Triliun
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
PBH Peradi Purwokerto: Advokat yang Berikan Jasa Probono Tak Boleh Terima Honor
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Bikin Bangga! Musisi Muda Diaspora Raelene dan Reo Toreh Prestasi di Panggung Eropa
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.