Sidak ke Pasar Kebayoran, Mentan Terima Laporan Sejumlah Harga Pangan Naik

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Mentan lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kebayoran, Jakarta, setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kenaikan harga sejumlah komoditas pangan

Sidak ke Pasar Kebayoran, Mentan Terima Laporan Sejumlah Harga Pangan Naik (FOTO:Dok Kementan)

IDXChannel - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kebayoran, Jakarta, setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

Mentan Amran mengatakan, laporan tersebut diterimanya saat sedang memimpin rapat pada Jumat (20/2/2026). Dalam laporan itu disebutkan harga ayam dan bawang putih mengalami lonjakan cukup signifikan.

Baca Juga:
Airlangga Sebut AS Kabulkan 90 Persen Usulan Indonesia untuk Perjanjian Tarif

"Kami tadi pagi sedang rapat, laporan datang ke kantor, mengatakan bahwa harga ayam naik, harga bawang putih naik," katanya.

Ia mengaku langsung berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, mulai dari Kapolda, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus), hingga Kapolres setempat. Menurutnya, setelah dilakukan koordinasi, harga ayam yang semula mencapai Rp40 ribu per kilogram turun menjadi Rp25 ribu per kilogram.

Baca Juga:
5 Tren Busana Muslim yang Tengah Digandrungi di Pasar Global, Begini Keunikannya

Saat sidak, ia juga mengecek harga bawang putih yang sebelumnya dilaporkan mencapai Rp60 ribu per kilogram. Namun di lokasi, harga tercatat Rp38 ribu per kilogram atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Setelah tiba kami di sini harganya di bawah HET, di bawah Rp40 ribu. Alhamdulillah, harganya tadi Rp38 ribu. Kami terima kasih pada pengusaha," kata Mentan Amran.

Namun, temuan berbeda didapati pada minyak goreng rakyat merek MinyaKita. Produk yang tercantum berharga Rp15.700 per liter itu ditemukan dijual Rp19 ribu per liter. Mentan Amran meminta agar kasus tersebut diproses hukum dan unit usaha terkait disegel, namun ia menegaskan pengecer kecil tidak boleh menjadi sasaran.

"Ini minyak goreng tertulis Rp15.700. Tapi dijual tadi Rp19.000. Ini kami minta Pak Dirkrimsus, aku serahkan ini diproses hukum, segel unit usahanya. Tapi jangan pak penjual pengecernya enggak boleh. Ini akan ditelusuri," tutur dia.

Lebih lanjut, Amran memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman dan lebih dari cukup. Ia menyebut pasokan telah dipersiapkan sejak sebelum Ramadan. Mentan juga menegaskan tidak ada alasan harga minyak goreng naik di dalam negeri, mengingat Indonesia merupakan salah satu eksportir minyak terbesar di dunia.

"Kita mengekspor minyak ke seluruh dunia. Kenapa naik? Enggak ada alasan minyak goreng naik di Indonesia. Enggak boleh diberi ampun. Bagi orang yang ingin memanfaatkan bulan suci Ramadan itu harus ditindak," kata dia.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lupakan Kemenangan Atas Persebaya, Paul Munster Minta Bhayangkara FC Waspadai Persik Kediri
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Debit Banjir Kembali Naik, Warga Lamongan Kekurangan Bantuan
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Guru SLB Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dibebastugaskan
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
WNA Jepang Tewas Misterius di Hotel Gambir Jakarta Pusat
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Kawasan Industri Medan Gelar Lagi Mudik Gratis Lebaran 2026
• 19 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.