Rosan Ungkap Freeport Gelontorkan Investasi Rp337,6 Triliun di Indonesia

eranasional.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM — Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Roeslaani mengungkapkan, perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) yakni Freeport-McMoran (FCX), menyatakan komitmennya untuk menggelontorkan investasi mencapai Rp337,6 triliun di Indonesia hingga 20 tahun ke depan.

Komitmen tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani Freeport-McMoran bersama pemerintah Indonesia terkait perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) di Grasberg, Papua Tengah.

Rosan mengatakan, nilai investasi dalam perpanjangan tersebut mencapai 20 miliar dolar AS atau setara Rp337,6 triliun (kurs Rp 16.884/dolar) dalam jangka 20 tahun ke depan.untuk periode 20 tahun ke depan.

“Dalam hal ini kami mewakili atas mandat yang diberikan kepada kami sehingga pihak Freeport bisa meningkatkan investasinya kurang lebih dalam 20 tahun ke depan nilainya itu 20 miliar dolar AS. Dan ini juga akan memberikan dampak yang positif, baik dari segi penerimaan pajak dan yang lain-lainnya,” kata Rosan dalam konferensi pers secara virtual di Washington D.C, AS, Jumat (20/2/2026).

Ia menambahkan, kesepakatan bakal segera ditindaklanjuti agar dapat difinalisasi menjadi perjanjian definitif dalam waktu dekat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, MoU tersebut merupakan bagian dari kesepakatan Indonesia dan AS guna memperdalam kerja sama dalam akses mineral kritis.

“Di samping itu juga ada pengembangan mineral kritis, dalam hal ini adalah perpanjangan (kontrak) daripada Freeport McMoRan dari 2041 sampai 2061,” ujarnya.

Dalam lembar fakta (fact sheet) yang dirilis Gedung Putih AS, kesepakatan ini diproyeksikan dapat menghasilkan pendapatan tahunan sebesar 10 miliar dolar AS serta memperkuat rantai pasok mineral kritis AS. Adapun perpanjangan izin itu menjadi bagian dari dinamika negosiasi tarif antara Indonesia dan AS.

Dalam hal ini, Indonesia sepakat berkomitmen melakukan pembelian komoditas energi AS senilai sekitar 15 miliar dolar AS, pengadaan pesawat komersial Boeing senilai sekitar 13,5 miliar dolar AS, serta pembelian produk pertanian AS lebih dari 4,5 miliar dolar AS.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Scroll, Bayar, Lanjut: Microdrama dan Masa Depan Cerita di Era Algoritma
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Imsak Jogja Hari Ini 21 Februari 2026 Jam Berapa? Ini Bacaan Doa Niat Puasa
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
KemenPU Akan Tambah 10 Tol Fungsional untuk Mudik Lebaran 2026
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kejar Lifting Migas, Pertamina Buka Kolaborasi Strategis dengan Perusahaan Global
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Longsor Sibio-bio, Tujuh Warga Hilang dan Penanganan Dipertanyakan
• 8 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.