Ilmuwan Sebut Alien Tahu Keberadaan Manusia di Bumi, Kok Bisa?

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: ufo (Dok. Nasa)

Jakarta, CNBC Indonesia — Keberadaan alien masih menjadi misteri. Manusia sejak dahulu sibuk mencari bukti jejak kehidupan di luar bumi. Akan tetapi hingga saat ini belum bisa memastikan 100% keberadaan mereka.

Kendati demikian, ada kemungkinan bahwa alien sebenarnya sudah mengetahui kehidupan di Bumi. Sebab, berbagai aktivitas manusia, baik secara sengaja maupun tidak, telah meninggalkan jejak yang menunjukkan adanya peradaban maju.

Menurut laporan BBC, sejauh ini manusia telah berhasil menemukan lebih dari 5.500 planet di galaksi yang sama dengan Bumi. Para astronom memperkirakan masih ada triliunan planet lain di luar galaksi Bima Sakti.


Meski begitu, hingga kini para peneliti di Bumi belum mendapatkan bukti nyata adanya kehidupan cerdas di planet lain.

Untuk mencari keberadaan alien, para astronom menggunakan berbagai metode, mulai dari mendeteksi sinyal kimia di atmosfer hingga mencari sinyal teknologi seperti gelombang radio.

Jika alien di planet lain menggunakan metode yang sama dengan manusia di Bumi, seharusnya mereka sudah lama tahu bahwa ada kehidupan cerdas di Bumi.

Pilihan Redaksi
  • Viral Ngomong Soal Alien di Podcast, Obama Akhirnya Buka Suara
  • Trump Blak-blakan Sebut Obama Bocorkan Rahasia Negara

Tanda-tanda kehidupan di Bumi sudah tersiar lama ke seluruh penjuru galaksi. Bahkan, sinyal tersiar lebih intens dan luas pada 1900-an hingga era Perang Dunia II.

"[Mereka dari zaman Perang Dunia] membutuhkan sinyal yang lebih kuat karena radio yang digunakan oleh masyarakat saat itu tidak memiliki antena radio yang sensitif," kata Howard Isaacson dari UC Berkeley dikutip dari Futurism, Sabtu (21/2/2026).

Hingga saat ini, gelombang radio masih memancar dari dan ke seluruh penjuru Bumi dalam bentuk sinyal seluler hingga televisi, meskipun lebih sulit terdeteksi. "Stasiun radio tentunya tidak bertujuan mengirim sinyal ke luar angkasa, tetapi ke permukaan Bumi," kata Thomas Beatty dari University of Wisconsin.

Manusia juga telah menerbangkan sejumlah wahana ke segala penjuru Tata Surya, bahkan lebih jauh ke wilayah lain di antariksa. Setiap wahana luar angkasa tersebut dilengkapi oleh transmisi gelombang sendiri.

Menurut Isaacson, misi Voyager paling tidak akan mengirim sinyal ke lebih dari 1.000 bintang pada 2030. "Sinyal yang diterima akan tampak jelas sebagai sinyal buatan," katanya kepada BBC. Isaacson menambahkan, alien yang tinggal di sekitar yang bintang terdekat dari Bumi sudah punya waktu untuk menerima dan mengirim sinyal balasan dalam 8 tahun ke depan.

Tidak hanya gelombang radio. Pengamat dari planet lain juga bisa menerka ada kehidupan di Bumi dengan mengamati atmosfer Bumi. Cahaya lampu yang memancarkan sodium juga bisa jadi tanda peradaban yang sudah maju.

Menrut Paul Rimmer, ahli astrokimia dari University of Cambridge, indikator terbaik dari kehidupan di Bumi adalah oksigen, nitrogen, dan uap air. "Ketiganya adalah indikasi samudra berisi cairan yang stabil."

Perlu dicatat, analisa dan hipotesis ini masih membutuhkan penelitian dan eksplorasi lebih lanjut.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Solusi Kelistrikan Yang Penting Bagi Proyek Data Center Era AI

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI Jadi Wakil Komandan ISF di Gaza, Komisi I DPR: Dunia Percaya TNI Profesional
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Ramai Dihujat, Pesulap Merah Tegas Tak Akan Umbar Aib Istri-istrinya ke Publik
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Presiden ke-7 RI Jokowi Hadiri Forum Ekonomi Blomberg di India | KOMPAS PETANG
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Anak Puasa Setengah Hari, Bagaimana Hukum Islamnya?
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Tina Toon Ungkap Alasan Sembunyikan Pernikahan Hingga Kehamilan 
• 17 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.