Singapura, VIVA – Keajaiban benar-benar tercipta di ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026. Klub asal Singapura, Tampines Rovers, sukses melaju ke babak perempat final meski sempat berada di situasi yang nyaris mustahil pada fase 16 besar.
Pada leg pertama, Tampines Rovers kalah telak 0-4 dari wakil Vietnam, Cong An Ha Noi. Hasil tersebut membuat peluang Tampines untuk lolos nyaris tertutup. Bahkan, berdasarkan proyeksi statistik yang dirilis Footy Rankings dan dibagikan Seasia Goal, Cong An Ha Noi saat itu diberi peluang 99 persen untuk melaju ke babak perempat final. Sebaliknya, Tampines hanya memiliki peluang 1 persen di atas kertas.
Namun, sepak bola kembali membuktikan bahwa segalanya bisa terjadi di lapangan.
Situasi berubah drastis setelah Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) membatalkan kemenangan 4-0 Cong An Ha Noi pada leg pertama. Klub Vietnam tersebut terbukti menurunkan dua pemain yang tidak sah, yakni Stefan Mauk dan China, yang seharusnya absen karena akumulasi kartu kuning. Akibat pelanggaran regulasi tersebut, Cong An Ha Noi dinyatakan kalah 0-3 dari Tampines Rovers.
Keputusan AFC itu menjadi titik balik krusial. Pada leg kedua, Tampines Rovers tampil menggila dan menunjukkan mental juara. Mereka berhasil meraih kemenangan 3-1, sekaligus memastikan tiket ke perempat final dengan agregat mencolok 6-1.
Keberhasilan tersebut langsung disebut sebagai salah satu comeback paling dramatis di ACL Two musim ini. Dari kondisi “nyaris mustahil”, Tampines Rovers mampu membalikkan keadaan dan menyingkirkan Cong An Ha Noi dari kompetisi.
Sayangnya, keajaiban serupa tidak dialami wakil Indonesia, Persib Bandung. Maung Bandung lebih dulu terpuruk usai kalah 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar.
Meski mampu menang 1-0 pada leg kedua, Persib tetap harus tersingkir dengan agregat 1-3. Hasil tersebut menegaskan perbedaan nasib wakil Asia Tenggara di ACL Two musim ini, di mana Tampines Rovers mampu menciptakan keajaiban, sementara Persib harus mengakhiri langkah lebih cepat.





