Pantau - Carlos Alcaraz mengalahkan juara bertahan Andrey Rublev dengan skor 7-6(3), 6-4 pada semifinal Qatar ExxonMobil Open di Doha sekaligus memastikan langkah ke final ajang ATP 500 tersebut.
Kemenangan itu memperpanjang awal sempurna Alcaraz pada musim 2026 menjadi 11 kemenangan beruntun.
“Saya tahu apa yang mampu saya lakukan setiap kali saya melangkah ke lapangan, apa yang mampu saya lakukan,” ujar Alcaraz.
“Cara saya menghadapi setiap pertandingan, saya sangat bangga akan hal itu. Itu adalah sesuatu yang saya coba tingkatkan dan itu membuahkan hasil. Saya bangga pada diri saya sendiri karena semakin baik dan semakin dewasa.” lanjutnya.
Tetap Tenang Hadapi TekananKemenangan atas Rublev membuat catatan head to head Alcaraz menjadi 5-1 sekaligus menegaskan dominasinya atas petenis Rusia tersebut.
Sejak merebut gelar Australian Open bulan lalu dan menjadi petenis putra termuda yang menyelesaikan Career Grand Slam, Alcaraz tampil penuh percaya diri meski harus melalui laga berat termasuk tiga set melawan Karen Khachanov di perempat final.
“Jika Anda ingin menemukan solusi untuk suatu masalah, Anda harus menemukannya di tempat yang tenang,” katanya.
“Itu sesuatu yang sedang usahakan. Ketika saya bermain dan marah, melihat saya tidak dalam performa terbaik, saya akan frustrasi. Itu bukan tempat Anda menemukan solusi.” tambahnya.
“Dalam pertandingan-pertandingan ini, saya sangat tenang, berpikir jernih, dan bersikap positif. Di situlah Anda dapat menemukan solusi untuk suatu masalah,” tegasnya.
Pada set kedua semifinal, Alcaraz sempat menyia-nyiakan keunggulan 3-0 dan gagal memanfaatkan tiga match point saat servis di kedudukan 5-3 sebelum akhirnya mematahkan servis Rublev dan mengonversi match point keenamnya untuk memastikan kemenangan.
Ia melaju ke final tingkat tur ke-34 dalam kariernya dengan rekor 25-8 di partai puncak menurut indeks menang kalah ATP.
Fils Bangkit Usai Delapan Bulan AbsenDi final, Alcaraz akan menghadapi Arthur Fils yang mencapai partai puncak setelah mengalahkan Jakub Mensik dengan skor 6-4, 7-5.
Fils mengungkapkan perjalanan panjangnya kembali ke level tertinggi setelah delapan bulan absen akibat cedera.
“Ini perjalanan yang sulit. Delapan bulan tanpa bermain tenis, hanya menonton pemain lain berjuang. Berbaring di tempat tidur dan menjalani pemulihan sangat lama,” ujarnya.
“Tim saya tahu betapa sulitnya itu, tetapi sekarang rasanya lebih baik lagi ketika saya kembali seperti ini. Kembali ke final, itu sangat berarti.” lanjutnya.
“Jika Anda percaya, maka mungkin Anda bisa melakukannya, jadi saya percaya 100 persen,” katanya.
“Mari kita lihat besok di lapangan, tetapi yang pasti saya akan datang ke lapangan untuk bertarung.” tutup Fils.




