tvOnenews.com - Persaingan papan atas Proliga 2026 putri memanas jelang pekan ketujuh. Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megatron memang masih bertengger di puncak klasemen.
Namun posisi itu sejatinya sudah berada di ujung tanduk. Ancaman nyata datang dari Gresik Phonska Plus yang hanya terpaut satu poin dan menyimpan satu laga lebih sedikit.
Skenarionya jelas: jika Gresik mampu menundukkan Jakarta Electric PLN pada pekan ketujuh di Seri Bogor, maka takhta akan berpindah tangan.
Dan itulah yang terjadi. Bertanding di GOR Padepokan Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Jumat (20/2/2026), Phonska Plus tampil luar biasa dan mengunci kemenangan telak 3-0 yang langsung mengubah peta klasemen Proliga 2026 putri.
Tekanan di Puncak: Pertamina Enduro Terkejar
Sebelum laga dimulai, Pertamina Enduro memimpin klasemen dengan 24 poin dari 11 pertandingan.
Di bawahnya, Gresik Phonska mengoleksi 23 poin dari 10 laga. Artinya, tambahan tiga poin saja cukup untuk membuat mereka melampaui Megawati dan kolega.
Hasil akhir berbicara tegas. Gresik Phonska Plus menang straight set 25-19, 25-19, 25-18. Tambahan tiga angka membuat mereka mengoleksi 26 poin dari 11 pertandingan, resmi menggusur Pertamina Enduro dari puncak.
- instagram Petrovoli
Klasemen terbaru Proliga 2026 putri:
1. Gresik Phonska – 26 poin (11 main)
2. Jakarta Pertamina Enduro – 24 poin (11 main)
3. Jakarta Electric PLN – 18 poin (11 main)
4. Jakarta Popsivo Polwan – 17 poin (11 main)
5. Jakarta Livin Mandiri – 16 poin (10 main)
6. Bandung BJB Tandamata – 12 poin (11 main)
7. Medan Falcons – 1 poin
Persaingan menuju status juara musim reguler kini semakin terbuka. Pertamina yang sebelumnya relatif nyaman di puncak, kini harus mengejar.
Phonska Tampil Tanpa Cela
Melansir dari Instagram volinews.id, laga ini disebut sebagai “A Masterclass Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia In Consistency! Tampil memukau di Sentul ✨?”.
Jumat malam menjadi panggung dominasi Phonska. Mereka membungkus kemenangan tanpa memberi ruang bagi Electric PLN untuk berkembang.
Skor identik di dua set awal (25-19, 25-19) lalu ditutup 25-18 menunjukkan kontrol penuh sejak awal hingga akhir laga.
Dalam analisis pertandingan disebutkan:
Total Control: Skor yang nyaris identik di ketiga set (25-19, 25-19, 25-18) bercerita banyak tentang dominasi Phonska Plus hari ini. Mereka tidak pernah membiarkan Electric PLN mengembangkan permainan atau membangun momentum.




