Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (20/2/2026). Berikut kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI:
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 0,04% ke posisi Rp16.888 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks yang mengukur kinerja dolar AS bergerak menguat 0,04% ke posisi 97,96.
Selain rupiah, penguatan nilai tukar turut dialami oleh won Korea yang naik 0,05% dan ringgit Malaysia yang menguat 0,13%.
Sebaliknya, yen Jepang terkoreksi 0,29%, dolar Hong Kong melemah 0,01%, dolar Singapura melemah 0,10%, dolar Taiwan melemah 0,23%, dan peso Filipina melemah 0,26%. Pelemahan juga dialami oleh rupee India yang terkoreksi 0,33%, yuan China melemah 0,05%, dan baht Thailand melemah 0,09%.
Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menerangkan bahwa kinerja menguat rupiah hari ini dilatarbelakangi beberapa sentimen. Dari dalam negeri, sentimen datang dari pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat yang resmi menyepakati dokumen perjanjian perdagangan resiprokal.
Dalam perjanjian itu, Ibrahim menuturkan bahwa tertuang sejumlah komitmen kerja sama antara kedua negara yang melingkupi 11 nota kesepahaman (MoU), pembentukan dewan ekonomi permanen, penurunan tarif ribuan pos produk, hingga komitmen pembelian energi dan pesawat. Penandatanganan kesepakatan ini disebut menandai babak baru hubungan ekonomi Indonesia dan AS.
Baca Juga
- Cek Kurs Dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI Saat Rupiah Dibuka Melemah Hari Ini
- Rupiah Dibuka Melemah, Cek Kurs Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA Hari Ini
- Kurs Dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI Hari Ini, saat Imlek 17 Februari 2026
“Perjanjian ini akan menjadi tonggak bersejarah dalam kemitraan RI-AS, memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta secara berkelanjutan berkontribusi terhadap kemakmuran global,” kata Ibrahim dalam keterangan resminya, Jumat (20/2/2026).
Dari luar negeri, hasil rapat The Fed bulan lalu, menunjukkan kehati-hatian tetapi secara bersamaan cenderung hawkish. Ibrahim menerangkan, risalah tersebut memperkuat pandangan bahwa pemotongan suku bunga jangka pendek tidak mungkin terjadi. Hal itu membuat dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah tetap stabil, menekan logam mulia yang tidak menghasilkan imbal hasil.
Sementara itu, data makroekonomi AS yang positif telah menambah penguatan bagi dolar AS dan mendorong tekanan harga emas.
“Fokus pasar hari ini adalah pembacaan awal PDB AS untuk kuartal keempat, pengeluaran konsumsi pribadi, dan data Indeks Manajer Pembelian Global S&P, yang akan dirilis malam nanti,” kata Ibrahim.
Adapun, pada perdagangan besok, rupiah diprediksi bergerak fluktuatif dan cenderung ditutup melemah pada level Rp16.880–Rp16.910.
Berikut kurs dolar AS hari ini di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI, Sabtu (21/2/2026): Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA Hari IniPT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.30 WIB mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.842 dan harga jual sebesar Rp16.902 berdasarkan e-rate.
Berdasarkan TT counter, bank swasta terbesar di Indonesia itu menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.722 dan harga jual Rp17.022. Lalu, berdasarkan bank notes, harga beli dan harga jual dolar AS masing-masing ditetapkan sebesar Rp16.735 dan Rp17.035.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI Hari IniPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 09.41 WIB masing-masing sebesar Rp16.828 dan Rp16.970 untuk e-rate.
Lalu, untuk TT counter, bank pelat merah itu mematok harga beli sebesar Rp16.730 per dolar AS dan harga jual Rp17.030 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri Hari IniPT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) belum melakukan perubahan sejak 20 Februari 2026, baik special rate, TT counter, maupun bank notes. Untuk special rate, Bank Mandiri menetapkan harga beli dan harga jual untuk special rate masing-masing sebesar Rp16.885 dan Rp16.915 per dolar AS.
Kemudian, bank dengan logo pita emas itu mematok harga beli dolar AS sebesar Rp16.700 dan harga jual Rp17.000 untuk TT counter. Lalu, untuk bank notes, Bank Mandiri menetapkan harga beli sebesar Rp16.700 per dolar AS, sedangkan harga jual sebesar Rp17.000 per dolar AS.
Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI Hari IniPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS untuk special rates pada pukul 09.50 WIB masing-masing sebesar Rp16.799 dan Rp16.899.
Berdasarkan TT counter, BNI pada pukul 09.50 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.745 dan harga jual Rp17.045. Untuk bank notes, BNI menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.745 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp17.045 per dolar AS.





