jpnn.com, DENPASAR - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) berkolaborasi bersama Pandawara Group mengajak masyarakat lintas sektor untuk bergotong royong meningkatkan kesadaran terhadap isu sampah dan pelestarian lingkungan melalui aksi Beach Clean Up di Pantai Kelan, Bali, Rabu (18/2).
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari karyawan InJourney Group, Pemerintah Kabupaten Badung, Dinas Lingkungan Hidup Badung, Polres I Gusti Ngurah Rai, para pemangku kepentingan dan mitra bandara termasuk otoritas bandara, bea cukai, imigrasi, dan kekarantinaan hingga komunitas lokal serta pelajar SD Negeri 3 Tuban.
BACA JUGA: 4 Tahun InJourney: Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia
Kolaborasi lintas elemen ini mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga destinasi wisata unggulan Bali.
Dalam aksi tersebut, para relawan berhasil mengumpulkan lebih dari 2,25 ton sampah, terdiri dari sekitar 2,1 ton sampah organik dan 153 kilogram sampah anorganik.
BACA JUGA: INACRAFT 2026: UMKM Pertamina Laris Manis Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran
Upaya ini tidak hanya menciptakan lingkungan pantai yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga berkontribusi pada potensi reduksi emisi karbon hingga 0,87 ton CO?e sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam.
Pantai Kelan yang berlokasi sekitar lima kilometer di selatan landasan pacu Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dikenal sebagai destinasi favorit wisatawan untuk menikmati panorama matahari terbenam dengan latar aktivitas pesawat lepas landas dan mendarat.
BACA JUGA: MUI Keluarkan Fatwa Haram soal Buang Sampah Sembarangan
Aksi Beach Clean Up ini merupakan bagian dari InJourney Green, program Corporate Social Responsibility (CSR) InJourney yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pengelolaan pariwisata berkelanjutan dari hulu ke hilir.
“Beach Clean Up Day menjadi wujud nyata komitmen InJourney dalam menjawab persoalan sampah yang bersifat sistemik. Permasalahan ini tentu tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, kami percaya setiap elemen mulai dari pemerintah, pelaku industri, komunitas, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan,” ujar Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman.
Herdy menambahkan kolaborasi dengan Pandawara Group telah dimulai sejak awal tahun, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-4 InJourney, dengan semangat Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia.
Rangkaian InJourney Green bersama Pandawara Group ke depan akan terus berlanjut melalui berbagai program, antara lain edukasi pemilahan sampah, penguatan manajemen limbah, hingga waste assessment di kawasan destinasi.
“Kegiatan ini tidak berhenti hari ini. Kami akan terus melakukan pemantauan dan aksi bersih-bersih secara rutin dan berkala agar kebersihan destinasi wisata tetap terjaga. Bali adalah wajah pariwisata Indonesia yang harus kita rawat bersama, tidak hanya untuk wisatawan saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang,” tambah Herdy.
Sementara itu, salah satu anggota Pandawara Group, Gilang Rahma, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terbangun.
“Kegiatan hari ini menunjukkan kekuatan kolaborasi lintas lapisan masyarakat. Kesadaran kolektif terhadap isu sampah semakin menguat dan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan. Inisiatif seperti ini menegaskan langkah Indonesia menuju masa depan yang lebih asri, di mana pariwisata tumbuh selaras dengan alam,” katanya.
Melalui pengelolaan terintegrasi berbasis prinsip keberlanjutan, InJourney tidak hanya menjalankan fungsi operasional, tetapi juga memastikan setiap lini bisnis memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Melalui aksi gotong royong ini, InJourney bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen untuk menjaga Bali tetap bersinar sebagai wajah pariwisata Indonesia yang indah, lestari, dan berkelanjutan sebagai warisan bagi generasi mendatang.(chi/jpnn)
Redaktur & Reporter : Yessy Artada




