Manokwari (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi ratusan warga pengungsi yang berasal dari Distrik Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni akibat adanya aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Bantuan berupa 350 paket sembako diserahkan Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Alfred Papare didampingi Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Judson Ferdinand Waprak dan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy.
“Jumat (21/2) kemarin kami sudah serahkan bantuan sembako bagi warga pengungsi di Bintuni,” kata Alfred di Manokwari, Sabtu.
Polda, kata dia, berkomitmen memulihkan situasi keamanan di wilayah Distrik Moskona sehingga warga yang saat ini mengungsi ke wilayah perkotaan dapat kembali beraktivitas di kampung halaman masing-masing.
Upaya itu membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah setempat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan semua pihak berkaitan yang dapat mewujudkan situasi Moskona kembali kondusif.
Baca juga: TNI buru lima pentolan TPNPB pelaku penyerangan prajurit di Bintuni
“Kami menjamin keamanan dan keselamatan warga setelah kejadian konflik kemarin,” ujarnya.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak konflik bersenjata.
Polda Papua Barat bersama Kepolisian Resor (Polres) Teluk Bintuni terus melakukan langkah-langkah pengamanan dan pendekatan kemanusiaan guna mempercepat pemulihan kondisi sosial masyarakat di wilayah Moskona.
“Langkah-langkah pengamanan dan pendekatan kemanusiaan terus dilakukan secara berkala,” kata Benny.
Sebelumnya, Polda Papua Barat berencana membangun tiga Pos Brimob di wilayah Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh guna mempertebal pengamanan dalam mencegah gangguan dari KKB.
Polda Papua Barat juga terus berkoordinasi dengan Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari seiring adanya penempatan personel bawah kendali operasi (BKO) dari Batalyon Infanteri 401/Alugoro.
Baca juga: Ketua Komite III DPD RI salurkan bantuan untuk pengungsi di Bintuni
Bantuan berupa 350 paket sembako diserahkan Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Alfred Papare didampingi Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Judson Ferdinand Waprak dan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy.
“Jumat (21/2) kemarin kami sudah serahkan bantuan sembako bagi warga pengungsi di Bintuni,” kata Alfred di Manokwari, Sabtu.
Polda, kata dia, berkomitmen memulihkan situasi keamanan di wilayah Distrik Moskona sehingga warga yang saat ini mengungsi ke wilayah perkotaan dapat kembali beraktivitas di kampung halaman masing-masing.
Upaya itu membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah setempat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan semua pihak berkaitan yang dapat mewujudkan situasi Moskona kembali kondusif.
Baca juga: TNI buru lima pentolan TPNPB pelaku penyerangan prajurit di Bintuni
“Kami menjamin keamanan dan keselamatan warga setelah kejadian konflik kemarin,” ujarnya.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak konflik bersenjata.
Polda Papua Barat bersama Kepolisian Resor (Polres) Teluk Bintuni terus melakukan langkah-langkah pengamanan dan pendekatan kemanusiaan guna mempercepat pemulihan kondisi sosial masyarakat di wilayah Moskona.
“Langkah-langkah pengamanan dan pendekatan kemanusiaan terus dilakukan secara berkala,” kata Benny.
Sebelumnya, Polda Papua Barat berencana membangun tiga Pos Brimob di wilayah Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh guna mempertebal pengamanan dalam mencegah gangguan dari KKB.
Polda Papua Barat juga terus berkoordinasi dengan Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari seiring adanya penempatan personel bawah kendali operasi (BKO) dari Batalyon Infanteri 401/Alugoro.
Baca juga: Ketua Komite III DPD RI salurkan bantuan untuk pengungsi di Bintuni




