Top 6 Indonesian Idol 2025 Jadi Tersangka Dugaan Persetubuhan Anak di Atambua

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Belu: Polres Belu, Nusa Tenggara Timur (TT) menetapkan tiga tersangka kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di Hotel Setia, Atambua, Kabupaten Belu, berinisial RM, RS, dan PK. Adapun PK adalah kontestan Top 6 Indonesian Idol 2025 asal Atambua. Kasus ini dilaporkan sejak 13 Januari 2026.  

Kapolres Belu I Gede Eka Putra Astawa mengatakan, penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik menggelar perkara pada Kamis, 19 Februari 2026, di Mapolres Belu. Perkara ini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Belu dengan koordinasi bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) serta asistensi Ditres PPA Polda NTT.

Ilustrasi korban pelecehan seksual. Foto: Dok. ANTARA/HO.

Setelah melalui pemeriksaan saksi dan ahli, pengumpulan alat bukti berupa surat, barang bukti dan bukti elektronik, serta koordinasi dengan JPU, penyidik menyimpulkan telah terpenuhi unsur tindak pidana dan minimal dua alat bukti yang sah untuk menetapkan tersangka.

“Penetapan tersangka dilakukan karena telah terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, serta terpenuhinya syarat minimal alat bukti yang sah berdasarkan ketentuan hukum acara pidana,” jelas Kapolres, dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu, 21 Februari 2026.

Baca Juga :

Guru SLB Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dibebastugaskan
Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 473 ayat (4) KUHP sebagaimana disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun. Selain itu, juga diterapkan Pasal 415 huruf b KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun.

Menurutnya, penyidik akan memanggil RS dan PK untuk pemeriksaan lanjutan. Sementara terhadap RM akan dilakukan upaya penangkapan karena dinilai tidak kooperatif dan mangkir dari panggilan penyidik tanpa alasan yang sah.

Hingga kini, proses hukum masih berjalan dan seluruh pihak tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Menurutnya, berkas perkara akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum untuk proses penelitian dan penuntutan. (MI/PO)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahindra & Mahindra Ltd. Pasok 35.000 Scorpio Pik Up untuk Proyek Koperasi Merah Putih di Indonesia
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemain asing Persijap Jepara sebut lawan Persebaya seperti laga final
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Masyallah, Luna Maya Sahur Pertama di Aceh saat Ramadan 2026, Istri Maxime Bouttier Tinjau Warga Terdampak Bencana!
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Inginkan Sistem 'Selected Party', Surya Paloh: NasDem Konsisten Soal Threshold Tinggi
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Soal Impor Pakaian Bekas Pan Brothers–Ravel Holding dari Amerika, Airlangga Bilang Gini
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.