Bisnis.com, JAKARTA - Berdasarkan riset InMobi mengungkapkan, sebanyak 74 persen konsumen meningkatkan alokasi dana belanjanya di Ramadan tahun 20026 ini, dibandingkan tahun lalu.
Jika mengutip data tahun lalu, didasarkan pada laporan Glance, sebuah perusahaan teknologi konsumen digital menyebut, satu dari dua konsumen di Indonesia akan membelanjakan lebih dari Rp 3 juta pada bulan Ramadan 2025, dengan 22 persen di antaranya akan membelanjakan lebih dari Rp 5 juta.
Dilansir dari laman resmi Kementerian UMKM, laporan Glance memaparkan, 58 persen pembeli di Indonesia mulai melakukan belanja kebutuhan Ramadan sejak empat minggu sebelum memasuki bulan suci.
Tentu saja, ini menjadi momentum bagi pebisnis, termasuk UMKM untuk menjajakan produknya.
Adapun, beberapa barang belanjaan yang banyak dibeli antara lain pakaian dan aksesori, makanan, peralatan rumah tangga, produk kecantikan, dan smartphone.
Mengutip data internal SIRCLO pada Ramadan 2025, ada lima kategori produk yang berhasil mencatatkan transaksi tertinggi. Kelima produk tersebut meliputi beauty & personal care, fast moving consumer goods (FMCG), mom & baby, healthcare, serta fashion.
Baca Juga
- Cuan dari Hobi! Ini Peluang Bisnis Dari Video Game
- Pengusaha Didorong Rancang Peluang Bisnis Ekonomi Sirkular
- Cuan dari Hobi: Ini 5 Peluang Bisnis Kerajinan Tangan untuk Pemula
Pada Ramadan tahun lalu, kategori fashion mencatatkan akselerasi pertumbuhan transaksi tertinggi, mencapai 4 kali lipat. Ini sejalan dengan tradisi masyarakat Indonesia yang gemar membeli pakaian baru untuk mendukung penampilannya di Idulfitri.
Kategori travelling mengalami kenaikan hampir 3 kali lipat didorong oleh aktivitas mudik dan liburan keluarga. Sementara, kategori elektronik, mom & baby, serta FMCG menunjukkan pertumbuhan yang stabil di kisaran 2 kali lipat.





