Jakarta, VIVA – Persoalan ekonomi masih menjadi isu paling mendesak yang harus diselesaikan publik di tengah tingginya tingkat kepuasan publik terhadap 16 bulan jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mencapai 79,2%.
Direktur Indekstat, Ali Mahmudin memaparkan, sebanyak 63,8 persen responden dengan tegas menyatakan permasalahan ekonomi adalah isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan oleh pemerintahan saat ini.
Angka ini jauh mengungguli persoalan sosial keamanan (10,8%), politik hukum (10,8%), pendidikan (5,3%), dan pertanian (3,2%).
"Jika kita bedah lebih dalam, ada tiga isu teratas yang sangat mengakar di masyarakat. Pertama, sulitnya mencari pekerjaan atau banyaknya pengangguran di angka 19,7 persen. Kemudian disusul oleh meningkatnya angka kemiskinan sebesar 19,6 persen, dan mahalnya harga kebutuhan pokok seperti BBM dan sembako sebesar 15,2 persen," terang Ali Mahmudin dalam paparan hasil survei nasional bertajuk “Evaluasi Kinerja Pemerintah & Program Kerja Prabowo-Gibran” yang dirilis oleh Indekstat Konsultan Indonesia, Sabtu 21 Februari 2026.
Menurut Ali persoalan lapangan pekerjaan dan tingginya angka pengangguran ini bukanlah hal baru, melainkan pekerjaan rumah (PR) utama yang terus berlanjut sejak era pemerintahan Jokowi-Ma’ruf pada periode 2019-2024 lalu.
"Permasalahan yang berkaitan dengan lapangan pekerjaan dan pengangguran masih menjadi PR utama bagi pemerintah, bahkan sejak era pemerintahan Jokowi-Ma’ruf pada periode 2019-2024 lalu," kata Ali.
Meski demikian, Ali menyampaikan selama 16 bulan memegang pemerintahan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama 16 bulan terakhir menembus angka 79,2 persen. Selain itu, setidaknya 4 dari 8 program kerja Prabowo-Gibran mendapatkan tingkat awareness yang cukup baik dari responden.
"Program kerja tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis atau MBG (95,2%), BLT Kesra (82,4%), Cek Kesehatan Gratis (69,6%), dan Koperasi Merah Putih (51%)," ujar Ali.
Titik Terang: Pemagangan Nasional Catat Kinerja Tertinggi
Meski dihantui isu pengangguran, pemerintah bukannya tanpa upaya. Indekstat membedah tingkat kepentingan, kinerja, dan kepuasan masyarakat terhadap program-program pemerintah secara komposit. Hasilnya, program yang menyasar langsung pada penyiapan tenaga kerja justru mendapat apresiasi tertinggi.





