Jakarta, VIVA – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen yang dinanti umat Islam di seluruh dunia. Selain diwajibkan berpuasa di siang hari, kaum Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah pada malam harinya.
Salah satu amalan yang paling identik dengan Ramadhan adalah shalat Tarawih, ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar dan menjadi tradisi umat Islam dari masa ke masa.
Pada umumnya, shalat Tarawih dilaksanakan secara berjamaah di masjid. Namun, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk hadir ke masjid setiap malam karena alasan tertentu seperti sakit, kesibukan, atau kondisi lainnya.
Alhasil, sebagian umat Islam memilih untuk menunaikan shalat Tarawih sendiri di rumah. Lantas, bagaimana niat dan tata cara shalat Tarawih sendiri yang benar sesuai tuntunan ulama? Berikut penjelasan lengkapnya, sebagaimana dirangkum dari NU Online, Sabtu, 21 Februari 2026.
Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri di RumahDalam praktiknya, jumlah rakaat shalat Tarawih yang dikerjakan sendiri sama dengan pelaksanaan berjamaah, yakni 20 rakaat. Ketentuan ini sebagaimana dijelaskan oleh Syekh M Nawawi Banten dalam kitab Nihayatuz Zain. Disebutkan:
وهي عشرون ركعة مجمع على سنيتها... ولا تصح بنية مطلقة بل ينوي ركعتين من التراويح أو من قيام رمضان أو سنة التراويح
Artinya, "Shalat tarawih berjumlah 20 rakaat yang disepakati kesunnahannya. Shalat Tarawih tidak sah dikerjakan dengan niat shalat mutlak (tanpa penyebutan kata Tarawih di dalam hati), tetapi ia harus meniatkan shalat dua rakaatnya sebagai bagian dari shalat tarawih, shalat malam bulan Ramadhan, atau shalat sunnah Tarawih," (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], halaman 112).
Penjelasan tersebut menegaskan bahwa niat menjadi bagian penting dalam shalat Tarawih. Tidak cukup hanya berniat shalat sunnah secara umum, tetapi harus secara spesifik diniatkan sebagai shalat Tarawih atau qiyam Ramadhan.
Adapun tata cara shalat Tarawih sendiri pada dasarnya sama dengan shalat sunnah lainnya, dengan ketentuan setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Berikut langkah-langkahnya:
1. Melafalkan niat shalat Tarawih dua rakaat:
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
2. Menghadirkan niat di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram.
3. Mengucapkan takbiratul ihram.
4. Membaca ta’awudz, lalu Surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan membaca salah satu surat Al-Qur’an.





