Pada Rabu, 18 Februari dini hari terjadi insiden kecelakaan tunggal di daerah Dharmawangsa, Jakarta Selatan (Jaksel). Awalnya disebutkan bahwa seorang wanita berusia 35 tahun menabrak pagar rumah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) tetapi belakangan diketahui bahwa pagar rumah yang ditabrak adalah kediaman putri bungsu JK yaitu Chairani Kalla.
Putri JK yang biasa disapa Ade itu menjelaskan bahwa rumahnya dan JK memang berada dalam satu lokasi yang terdiri dari beberapa rumah. Ade menyebutkan wanita berinisial HP yang menabrak pagar rumahnya itu dalam kondisi mabuk saat kejadian tetapi setelahnya beriktikad baik.
"Orangnya beriktikad baik untuk datang tadi, tadi baru aja siang ini, sore ini. Dan dia datang, alhamdulillah dia minta maaf, dia bilang akan mengganti rugi. Saya bilang terima kasih atas iktikad baiknya sudah datang, terima kasih udah mau bertanggung jawab materi, tapi itu nomor dua materi. Yang pertama itu harus pertanggungjawaban moral, harus," kata Ade saat ditemui detikcom di kediamannya, Sabtu (21/2/2026).
Ade menjelaskan, saat bertemu dengan HP, dia mengajak untuk bertanggung jawab atas keteledorannya yang mengemudi dalam kondisi mabuk. Ade mengatakan, HP pun akhirnya memberikan surat permohonan maaf sekaligus pernyataan terkait kondisinya yang memang sedang dalam pengaruh alkohol ketika menabrak.
"Jadi itu saya mau, mbaknya bertanggung jawab moral. Ngaku mbaknya dalam keadaan pengaruh alkohol nggak. Nah alhamdulillah dia ngaku, dia bilang 'Iya Bu, saya dalam pengaruh alkohol. Saya memang mabuk pada saat itu dan saya minta maaf, saya di luar kendali', gitu," jelas Ade.
"Nah saya bilang, 'boleh nggak tulis pernyataan bahwa memang saya dalam pengaruh alkohol?', Nah alhamdulillah beliau mau tulis. Nah saya sudah foto, saya simpan untuk saya gitu. Jadi saya yang penting ada bukti kalau dia memang mabuk dan pernyataan polisi salah, gitu," imbuh dia.
Ade pun memastikan bahwa permasalahan sudah selesai. Dia telah membuka pintu maaf untuk HP.
"Iya (saya memaafkan). Di bulan Ramadan kan kita harus ini ya, harus belajar sabar dan ikhlas memang di sini, gitu," pungkasnya.
Diketahui, mobil Hyundai Santa Fe yang dikemudikan HP menabrak pagar rumah Ade pada Rabu (18/2) dini hari pukul 03.30 WIB. HP saat itu melaju dari arah Kemang kemudian pulang ke rumahnya yang berlokasi di Jagakarsa, Jaksel.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Murodih, memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa akibat peristiwa kecelakaan tersebut.
(kuf/dhn)





