HARIAN FAJAR, PANGKEP- Di tengah berbagai tantangan ekonomi, Kabupaten Pangkep justru mencatatkan capaian positif dalam penurunan angka kemiskinan. Satu tahun memasuki periode kedua kepemimpinannya, Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau, berhasil mendorong penurunan persentase penduduk miskin dengan laju penurunan yang signifikan.
Hal itu diungkap Kepala BPS Pangkep, Ayub Parlin Ampulembang, menjelaskan bahwa persentase penduduk miskin pada 2025 tercatat sebesar 11,6 persen, turun dari 12,41 persen pada 2024.
“Angka laju penurunan kemiskinan di Pangkep turun siginifikan hingga 0,8 persen, sehingga menempatkan Pangkep sebagai kabupaten dengan laju penurunan angka kemiskinaj yang berhasil ditekan tertinggi kedua di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Hal itu menurutnya salah satunya dari indikator lapangan kerja yang makin terbuka dan perputaran ekonomi yang makin stabil dan terkendali.
“Kita melihat salah satunya ada di sektor lapangan pekerjaan, pertanian dan hasil pertanian semakin membaik, harga juga terkendali karena kita lihat Pemda rutin dengan operasi pasar untuk mengawasi harga pasar tetap terkendali,” paparnya saat ditemui di Kantor BPS Pangkep, beberapa waktu lalu. (fit)




