Viral di Cengkareng, Honda Vario Bawa Muatan Setara Gran Max

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Fenomena unik di jalan raya kembali mencuri perhatian warganet setelah sebuah video memperlihatkan sepeda motor membawa muatan berlebih layaknya kendaraan niaga ringan. Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, dan langsung viral di media sosial karena pemandangan yang tidak biasa.

Dalam video yang beredar di Instagram @voxanow, dilihat VIVA Otomotif Sabtu 21 Februari 2026, seorang pria terlihat mengendarai skuter matik dengan tumpukan kardus berukuran besar di bagian belakang dan samping motor. Jumlah barang yang dibawa bahkan dinilai setara dengan kapasitas muatan mobil pikap atau minibus komersial seperti Daihatsu Gran Max.

Baca Juga :
Dapat Proyek Jumbo Mobil Desa, Bagaimana Kesiapan Bengkel Tata dan Mahindra?
Alarm untuk Mobil Murah, First Car Buyer Kini Datang dari Segmen Atas

Motor yang digunakan diduga merupakan Honda Vario berwarna putih, yang umumnya dipakai untuk mobilitas harian di perkotaan. Namun pada momen tersebut, kendaraan roda dua itu berfungsi sebagai alat angkut barang dengan volume yang tidak lazim.

Tumpukan kardus terlihat disusun tinggi hingga melebihi postur pengendara, sementara beberapa orang di sekitar lokasi membantu proses penataan. Untuk menjaga kestabilan, muatan diikat menggunakan tali yang dililitkan ke bodi motor dan rangka penyangga barang.

Meski terlihat berisiko, pengemudi tampak santai saat mempersiapkan perjalanan sambil memastikan posisi kardus tidak mudah bergeser. Kondisi itu memicu beragam komentar warganet yang menyoroti kreativitas sekaligus keberanian pengendara membawa beban berlebih.

Sebagian netizen mengaku kagum dengan teknik pengikatan yang dianggap rapi dan efektif menahan barang tetap di tempatnya. Namun tidak sedikit pula yang menyampaikan kekhawatiran terkait faktor keselamatan, baik bagi pengendara maupun pengguna jalan lain.

Penggunaan sepeda motor untuk mengangkut barang sebenarnya bukan hal baru di Indonesia, terutama pada sektor usaha mikro dan distribusi skala kecil. Kendaraan roda dua dinilai lebih lincah menembus kemacetan serta memiliki biaya operasional lebih rendah dibanding mobil niaga.

Meski demikian, regulasi lalu lintas tetap mengatur batas dimensi dan beban muatan kendaraan agar tidak membahayakan keselamatan. Muatan yang melebihi lebar stang, menutup lampu, atau mengganggu keseimbangan dapat berpotensi melanggar aturan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Video tersebut juga memicu diskusi mengenai realitas pekerja lapangan yang sering dituntut mengirim barang dalam jumlah banyak dengan sarana terbatas. Situasi itu membuat sebagian orang terpaksa memaksimalkan kendaraan yang ada demi memenuhi kebutuhan operasional harian.

Baca Juga :
Impor Pikap India Bisa Perparah Tekanan Pabrikan RI
Viral, Pria Diduga Pastor YM Sebut Allah “Tak Ada Bedanya dengan Mucikari”
Genesis Siapkan Peluncuran di Indonesia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Minum Teh daripada Kopi Menurut Ilmu Psikologi
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ini Lokasi ATM Mandiri yang Sediakan Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hasil Liga Italia: Como Jungkalkan Juventus, Papan Atas Masih Panas
• 6 menit lalukumparan.com
thumb
AS Pertahankan Tarif 19% untuk Produk RI, Berlaku 90 Hari Usai Ratifikasi di DPR
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tawuran dan Balap Liar Subuh, Polresta Padang Amankan 30 Remaja
• 22 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.