Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Aceh
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera meninjau lahan persawahan yang tertutup lumpur akibat banjir di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu, 21 Februari 2026.
Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan pentingnya dukungan dari Kementerian Pertanian untuk mempercepat pemulihan lahan terdampak.
Di lokasi, Tito menjelaskan sekitar 1.500 hektare sawah milik masyarakat mengalami kerusakan berat karena tertutup lumpur tebal. Ketebalan lumpur di sejumlah titik mencapai 50 sentimeter hingga 1 meter.
Selain itu, terdapat ribuan hektare lahan lain yang terdampak ringan hingga sedang. Ia menegaskan Kabupaten Pidie Jaya merupakan salah satu lumbung pangan daerah dengan total luas lahan pertanian sekitar 8.800 hektare. Kerusakan tersebut berpotensi menurunkan produksi padi apabila tidak segera ditangani.
“Karena ini kasihan juga masyarakatnya, di samping itu produksi padi kita bisa berkurang juga,” ujar Tito dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 21 Februari 2026.
Tito berharap Kementerian Pertanian segera memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut agar lahan yang tertutup lumpur dapat kembali difungsikan sebagai area tanam.
“Mudah-mudahan nanti Pak Mentan, Pak Andi Amran Sulaiman memberikan perhatian segera untuk bisa kembali produktif,” tutur Tito.
Editor: Redaktur TVRINews





