Awas! 7 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Berat Badan Naik saat Ramadhan

viva.co.id
22 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Bulan Ramadhan sering dianggap sebagai momen yang tepat untuk menurunkan berat badan. Pola puasa dari fajar hingga magrib dinilai mampu membantu mengontrol asupan kalori dan memperbaiki metabolisme tubuh. 

Namun pada kenyataannya, tidak sedikit orang justru mengalami berat badan naik saat Ramadhan. Kondisi ini kerap menimbulkan kebingungan, karena secara teori waktu makan menjadi lebih terbatas. Scroll untuk baca info lebih lanjut...

Baca Juga :
Tata Cara Shalat Tarawih Sendiri di Rumah, Lengkap Bacaan Niat dan Penjelasannya
Ajaraie Bersinar di JIS, Sebut Ramadhan Bikin Fisiknya Lebih Kuat

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa puasa Ramadhan tidak otomatis menyebabkan penurunan berat badan. Faktor utama yang menentukan perubahan berat badan adalah total asupan kalori, kualitas makanan, pola tidur, serta tingkat aktivitas fisik selama bulan puasa. 

Jika kebiasaan yang dijalani justru mendorong konsumsi energi berlebih dan minim pembakaran kalori, maka kenaikan berat badan sangat mungkin terjadi. Melansir dari PMC, berikut ini beberapa kebiasaan yang bikin berat badan naik saat Ramadhan. 

1. Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Setelah menahan lapar dan haus seharian, Anda mungkin terdorong untuk membalasnya dengan makan dalam porsi besar saat berbuka. Studi yang dipublikasikan di jurnal melalui National Institutes of Health menunjukkan bahwa sebagian individu justru mengalami peningkatan total asupan kalori selama Ramadhan karena makan berlebihan saat iftar. Jika jumlah kalori yang masuk melebihi kebutuhan harian, berat badan akan naik meskipun Anda berpuasa.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Lemak dan Gula

Ramadhan identik dengan gorengan, makanan bersantan, serta aneka kue dan hidangan manis. Penelitian yang dimuat dalam jurnal di Frontiers menemukan adanya peningkatan konsumsi makanan tinggi gula dan lemak selama bulan puasa di beberapa negara. Kombinasi lemak dan gula yang tinggi dapat meningkatkan simpanan lemak tubuh jika dikonsumsi secara rutin.

3. Minuman Manis saat Berbuka

Takjil seperti sirup, minuman bersoda, dan jus dengan tambahan gula sering menjadi pilihan utama saat berbuka. Padahal, minuman tinggi gula memberikan kalori besar tanpa rasa kenyang yang bertahan lama. World Health Organization, mengingatkan bahwa konsumsi gula berlebih selama Ramadhan dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan gangguan metabolik.

Baca Juga :
Jangan Lewatkan! Ustaz Khalid Basalamah Ungkap 3 Waktu Paling Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadhan
Jadwal Buka Puasa Ramadhan Sabtu 21 Februari 2026
Awali Ramadhan di Kamp Rohingya, Mesut Oezil Dorong Dunia Bersatu Bantu Pengungsi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri Minta Kementan Percepat Pemulihan 1.500 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Pidie Jaya
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Setelah 5 Tahun Stop, Pemerintah Siap Buka Lagi Keran Impor Beras Asal AS
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Masjid Shirathal Mustaqiem Jadi Simbol Transformasi Moral Samarinda Seberang Sejak Abad ke-19
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Kata-Kata Maarten Paes setelah Debut Bersama Ajax: Bangga Banget!
• 2 jam lalubola.com
thumb
Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji di Bengkulu Aman Jelang Ramadhan
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.