Jakarta, VIVA – Pameran mobil bekas pada awal tahun 2026 mulai menunjukkan perubahan pendekatan dengan mengadopsi konsep digital yang memungkinkan konsumen mengakses layanan tanpa harus hadir langsung ke lokasi. Format ini diterapkan dalam penyelenggaraan Mobil Bekas Expo (MOBEX) 2026 yang resmi diluncurkan pada 20 Februari 2026.
Program tersebut diselenggarakan oleh PT Mandiri Utama Finance sebagai bagian dari rangkaian agenda penjualan mobil bekas yang berlangsung hingga 31 Maret 2026. Peluncuran dilakukan di Cerita Rasa Nusantara dan menandai dimulainya akses publik terhadap layanan MOBEX 2026.
Direktur yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama MUF, Dapot Parasian Sukoco Sinaga, menyampaikan bahwa penyelenggaraan MOBEX 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan kendaraan bekas melalui kanal digital. Menurutnya, pendekatan ini sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap proses yang lebih praktis dan transparan.
“Melalui MOBEX 2026, masyarakat dapat melihat pilihan kendaraan, memahami program pembiayaan, hingga mengajukan pembiayaan sesuai kebutuhan, termasuk melalui skema konvensional maupun syariah,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu 21 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa konsep online diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan serta memberikan pengalaman proses kepemilikan kendaraan bekas yang lebih sederhana.
Dalam pelaksanaannya, MOBEX 2026 menghadirkan katalog mobil bekas yang dapat diakses secara daring oleh masyarakat. Konsumen dapat menelusuri stok kendaraan, memilih unit yang diinginkan, serta memulai proses pengajuan pembiayaan tanpa harus datang langsung ke showroom.
Pendekatan digital tersebut dirancang untuk membuat proses seleksi kendaraan dan pengajuan pembiayaan menjadi lebih mudah dipahami serta efisien bagi calon konsumen. Selain itu, sistem ini juga memungkinkan proses dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan pengguna.
Marketing Reguler SEVP Mandiri Utama Finance, Yanto Tjia, menjelaskan bahwa penyelenggaraan MOBEX 2026 turut dilengkapi dengan sejumlah program yang disiapkan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap pembiayaan mobil bekas. Program tersebut mencakup berbagai skema uang muka, tingkat bunga, serta perlindungan tambahan pada kendaraan.
MOBEX 2026 terbuka bagi masyarakat umum, khususnya di wilayah Jabodetabek, dengan dukungan kerja sama sejumlah pihak termasuk perbankan dan jaringan showroom mobil bekas. Melalui konsep digital yang diterapkan, pameran mobil bekas ini menjadi salah satu contoh adaptasi event otomotif terhadap perkembangan layanan berbasis daring.





