Warga Desa Dinilai Lebih Tangguh Menghadapi Bencana

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Psikolog klinis sekaligus relawan Tim Cadangan Kesehatan (TCK) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) Anna Aulia menemukan perbedaan daya tahan psikologis. Yakni, antara warga desa dan warga kota saat menangani dampak banjir di Aceh Tamiang.

“Di desa, mereka fokus bagaimana bisa bertahan hidup lagi. Kalau rumah hilang, mereka bilang akan bangun lagi dan cari pekerjaan lagi,” kata Anna dikutip dari Antara, Sabtu, 21 Februari 2026.

Selama bertugas mendampingi penyintas di sejumlah kecamatan, Anna mengamati warga di wilayah desa terpencil cenderung lebih cepat menerima kondisi pascabencana dibanding warga yang tinggal di pusat kota.

Sebaliknya, warga yang tinggal di wilayah yang lebih berkembang dinilai lebih terguncang secara emosional. Kehilangan aset, usaha, dan pekerjaan membuat proses pemulihan psikologis menjadi lebih lama.
 

Baca Juga :Psikolog: Anak dan Lansia Paling Rentan Trauma saat Bencana


"Perbedaan ini berkaitan dengan cara pandang terhadap kehilangan," kata Anna.

Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih cepat beradaptasi ketika kehilangan harta benda.

Meski demikian, ia menegaskan setiap individu memiliki respons yang berbeda terhadap bencana. Besarnya dampak tidak hanya ditentukan oleh lokasi, tetapi juga oleh pengalaman kehilangan dan dukungan sosial yang dimiliki.

Dalam pendampingan di lapangan, relawan melakukan penyaringan awal untuk mengidentifikasi penyintas dengan indikasi trauma berat.

Pendekatan dilakukan melalui pemulihan trauma dan layanan psikososial untuk membantu mereka kembali terhubung dengan lingkungan sekitar.


Bencana alam. Foto: Antara

Menurut Anna, pemulihan psikologis membutuhkan waktu dan tidak bisa berlangsung instan.

“Yang paling penting adalah mereka merasa tidak sendiri dan tetap memiliki dukungan dari lingkungan,” ujarnya.

Penerjunan relawan TCK di Aceh sendiri merupakan bagian dari program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam memperkuat layanan kesehatan pascabencana banjir di Aceh.

Kemenkes mengerahkan TCK untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan, termasuk dukungan kesehatan mental bagi masyarakat terdampak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Skema Penerimaan Duit AKBP Didik dari Bandar Narkoba, Ada yang Dikirim Pakai Dus Bir
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
CFD di Sudirman-Thamrin Jakarta Tetap Digelar Selama Ramadan
• 21 jam laludetik.com
thumb
Wall Street Ditutup Menguat usai MA Batalkan Pemberlakuan Tarif Trump
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Masyallah, Luna Maya Sahur Pertama di Aceh saat Ramadan 2026, Istri Maxime Bouttier Tinjau Warga Terdampak Bencana!
• 23 jam lalugrid.id
thumb
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Masuk 10 Terburuk di Dunia
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.