Anggota DPR Soroti Kontroversi Ucapan Alumni LPDP Viral: Perlu Evaluasi Penegakan Kontrak

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi X DPR turut menyoroti video viral berisi seorang penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang menyatakan “Cukup saya WNI, Anak jangan".

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian mengingatkan, seluruh penerima LPDP wajib berkontribusi bagi Indonesia, bukan sebaliknya.

Advertisement

BACA JUGA: DPR Ingatkan Masyarakat yang Tidak Puasa: Makan saja, jangan Menimbulkan Emosi

"Artinya, setiap penerima beasiswa terikat kontrak untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia sesuai aturan yang disepakati," kata Lalu pada wartawan, Sabtu (21/2/2026).

Lalu menilai, polemik di medsos itu menjaud bahan evaluasi pihakmya agar ada aturan tegas penegakam kontrak penerima LPDP.

"Karena itu pemerintah perlu menjadikan polemik ini sebagai bahan evaluasi. Sistem pengawasan dan penegakan kontrak LPDP harus berjalan tegas dan adil," ujarnya.

"Fokusnya bukan pada sentimen nasionalisme atau pilihan kewarganegaraan anak, melainkan pada integritas dan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan negara. Itu yang jauh lebih penting untuk dijaga," pungkasnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri Hadiri Tasyakuran HUT ke-53 KSPSI di Purwakarta
• 10 jam laludetik.com
thumb
Ini Daftar 12 Pengusaha Besar yang Bertemu Presiden Prabowo di AS
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cuma Besok! Kulkas Sampai Mesin Cuci Potong Harga Jutaan di Transmart
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KKB Pimpinan Aibon Kogoya Menyerang Pos Tambang Emas PT Kristalin di Nabire, Dua Orang Dilaporkan Tewas Dibakar
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Mendikdasmen Pastikan Program MBG Tak Pangkas Anggaran Pendidikan
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.