Pantau - Kapolres Nabire menyampaikan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang bergerak di bidang penambangan emas di wilayah Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu membenarkan peristiwa tersebut saat dihubungi dari Jayapura pada Sabtu.
Ia menyatakan, "Memang benar KKB telah melakukan penyerangan ke pos milik PT Kristalin yang bergerak di penambangan emas hingga menyebabkan dua orang meninggal dengan cara dibakar," ungkapnya.
Insiden penyerangan dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 WIT.
Kronologi Penyerangan dan Proses EvakuasiKapolres menjelaskan bahwa tim gabungan dari Nabire langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara atau TKP setelah menerima laporan.
Perjalanan menuju lokasi kejadian ditempuh sekitar satu jam menggunakan kendaraan roda empat.
Setibanya di TKP, anggota tim langsung mengamankan warga yang berada di sekitar lokasi.
Tim kemudian mengevakuasi kedua jenazah ke Nabire untuk dilakukan otopsi guna memastikan identitas korban.
Identifikasi Korban dan Penyelidikan LanjutanKapolres menyebut pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah kedua korban merupakan warga sipil atau aparat keamanan karena kondisi jenazah yang sudah tidak utuh sehingga perlu proses identifikasi lebih lanjut.
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya senjata api yang hilang, Kapolres Nabire menyatakan belum dapat memastikan karena masih dalam proses penyelidikan.
Ia juga menyampaikan, "Yang pasti sekitar 100 orang pendulang emas di kawasan Legari, Nabire, telah dievakuasi ke Legari untuk mengamankan diri," jelasnya.
Sekitar 100 orang pendulang emas di kawasan Legari telah dievakuasi guna mengamankan diri pasca penyerangan tersebut.




