Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun di Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia dengan tubuh penuh luka bakar dan lebam. Video yang menunjukkan kondisi terakhir korban yang sempat dirawat di rumah sakit, viral di media sosial dan memicu berbagai dugaan, termasuk kemungkinan penganiayaan oleh ibu tiri korban.
Namun, belum ada keterangan terkait penyebab pasti kematian. Sebab, masih menunggu autopsi. Berikut rangkumannya.
Anak di Sukabumi Meninggal: Muka Lecet & Ada Luka Bakar di Badan, Polisi CekSeorang anak laki-laki berinisial NS (12) asal Kampung Leuwi Nanggung, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia dengan wajah lecet dan sejumlah luka bakar di tubuhnya.
“Ditemukan luka bakar di anggota gerak seperti lengan, kaki kanan, dan kiri. Selain itu, ada luka bakar di area punggung, bibir, serta hidung,” ungkap Kepala RS Bhayangkara TK. II Setukpa Sukabumi, Kombes Carles Siagian kepada wartawan.
Namun, tim medis forensik menyatakan bahwa luka-luka tersebut belum bisa dipastikan sebagai penyebab kematian, dan petugas tidak menemukan tanda kekerasan tumpul pada tubuh korban.
Polisi kini memeriksa sampel laboratorium dari Jakarta untuk mengetahui apakah ada faktor penyakit atau zat tertentu yang berkaitan dengan kematian NS.
Sebelum meninggal, NS sempat dibawa berobat di Puskesmas terdekat. Dokter Puskesmas Jampangkulon, Adi Yusuf, menjelaskan bahwa pada 6 Februari 2026, NS sempat berobat dengan keluhan panas, batuk, dan pilek.
“Pasien datang dengan keluhan demam, batuk, pilek, serta sakit ulu hati. Diagnosis sementara infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Kami berikan obat paracetamol, vitamin B6, antasida, dan obat batuk. Riwayat penyakit sebelumnya tidak ada,” kata Adi Yusuf.
Isu dugaan penganiayaan pun sempat mencuat di tengah masyarakat, termasuk kabar bahwa korban diduga mengalami kekerasan serius, oleh orang tua tiri. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut masih dalam proses pendalaman dan belum dapat disimpulkan sebelum hasil autopsi keluar.
Anak di Sukabumi Meninggal Penuh Luka, Ibu Tiri Bantah AniayaIbu tiri korban, TR (47), membantah tudingan bahwa dirinya menganiaya NS hingga menyebabkan luka dan kematian.
“Iya itu sakit saja, sakit panas, kalau kemarin dari pak Surahman yang di BAP di Polsek itu tapi tidak memberikan bukti otentiknya hanya melihat dari Hp kalau anak itu didiagnosa kanker darah, Leukimia autoimun, jadi itu bener sakit,” ujar TR, Sabtu (21/2).
TR menyatakan bahwa kondisi korban disebabkan oleh penyakit serius yang disebutnya berkaitan dengan gangguan darah seperti kanker.
Dalam video pada saat dirawat, muka NR tampak jelas penuh luka. Baik di bagian mata maupun sekitar hidung. Tangannya pun dalam kondisi memakai infus. Napasnya tersengal-sengal. Saat ditanya, suara jawabannya terdengar lirih, tidak terlalu jelas.
Salah satu pertanyaan yang disampaikan seseorang kepada NS adalah apakah benar pernah disuruh meminum air panas, dia pun mengangguk.
Hasil autopsi, ditemukan luka bakar pada beberapa bagian tubuh NR. Sementara organ dalam seperti jantung dan paru-paru yang terpantau sedikit membengkak.
Terkait hal tersebut, TR menyebut kondisi kulit NS yang disebut mengalami luka atau melepuh itu karena sakit kanker.
“Kalaupun ada kulit yang melepuh itu akibat dari panas dalam karena kanker darah itu, itu juga informasi dari saksi yang kemarin,” kata dia.





