REPUBLIKA.CO.ID,MOSKOW — Puluhan jet tempur Amerika Serikat terpantau telah berada di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania, di tengah ketegangan antara AS dan Iran, lapor New York Times mengutip foto satelit dan data penerbangan.
Gambar yang diambil pada Jumat itu memperlihatkan lebih dari 60 pesawat tempur, yang jumlahnya sekitar tiga kali lipat dari biasanya, lapor harian tersebut.
Baca Juga
Ramadhan Rasulullah: Ibadah yang Menjadi Daya Juang
Hasbunallah: Revolusi Hati yang Membebaskan Jiwa
Deretan Rudal Iran yang Mampu Tunaikan Tugas Tenggelamkan Kapal Induk AS
Berdasarkan data pelacakan penerbangan, sedikitnya 68 pesawat angkut mendarat di pangkalan tersebut sejak 15 Februari. Jet-jet tempur lainnya kemungkinan diamankan di hanggar pelindung.
Citra satelit menunjukkan adanya pesawat tempur siluman F-35, yang lebih modern daripada yang biasanya ditempatkan di pangkalan tersebut. Sejumlah drone dan helikopter, serta sistem pertahanan udara baru juga terlihat di sana.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)
Pejabat Yordania mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa penempatan pesawat dan peralatan AS di pangkalan itu merupakan bagian dari perjanjian pertahanan negaranya dengan AS.
Sementara itu, ratusan pasukan AS telah ditarik dari Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, demikian dilaporkan The New York Times pada Jumat, mengutip sumber anonim Pentagon.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pasukan telah dievakuasi dari Bahrain, tempat Armada ke-5 Angkatan Laut AS bermarkas, sementara pasukan yang berada di pangkalan-pangkalan di Irak, Suriah, Kuwait, Arab Saudi, Yordania, dan Uni Emirat Arab tetap tinggal.
Sejumlah pesawat nirawak (drone) terlihat selama latihan militer di lokasi yang dirahasiakan di Iran, - (reuters)