Tahun Baru Imlek membawa nuansa pembaruan dalam segala aspek. Perayaan ini tidak hanya melambangkan awal baru, namun juga membawa makna kebersamaan, harapan, dan doa.
Dalam momen Tahun Baru Imlek, Metro Xinwen kehadiran Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, untuk berbagi ucapan Tahun Baru dan harapannya dalam keharmonisan sosial dan persatuan keberagaman budaya.
Makna Tahun Baru Imlek bagi Sherly adalah momen untuk mengkalibrasi kembali program prioritasnya, dan memastikan keputusan yang ia ambil berdasarkan kejernihan hati sesuai dengan visi misi awal.
“Makna Chinese New Year bagi saya waktu untuk mengkalibrasi kembali program prioritas saya apa, kemudian belajar dari pengalaman tahun kemarin apa yang kurang, apa yang perlu diperbaiki, dan memastikan bahwa semua keputusan yang akan saya ambil di Tahun Baru ini berdasarkan dari kejernihan hati sesuai dengan visi misi sejak awal.” kata Gebernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dikutip dari tayangan Metro Xinwen, Metro TV.
Baca juga: Cap Go Meh 2026 Digelar Kapan, Apakah Termasuk Libur Nasional?
Dalam memimpin Maluku Utara, Sherly Tjoanda mengaku tidak hanya membawa satu identitas budaya, ada nilai-nilai universal lainnya seperti keadilan, tanggung jawab, dan memastikan tugasnya sebagai pemimpin daerah mengayomi semua warganya, serta memberikan rasa adil dan aman.
“Dalam memimpin Maluku Utara saya tidak hanya membawa satu identitas budaya, tapi ada nilai-nilai secara universal lainnya seperti keadilan, tanggung jawab, dan memastikan bahwa tugas saya sebagai gubernur, sebagai pemimpin daerah mengayomi semua, memberikan rasa adil dan aman buat warga yang saya pimpin saat ini.” ungkapnya.
Momen Imlek yang penuh sukacita ini, Sherly Tjoanda berharap di tahun 2026 Maluku Utara dan Indonesia bisa bertumbuh dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, kedamaian dan keadilan antar sesama, serta keseimbangan dengan alam selalu terjaga.
“Semoga di tahun 2026 ini Maluku Utara dan Indonesia bisa bertumbuh dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, rezekinya bertambah, kedamaian dan kestabilan antar sesama, antar kelompok, dan keseimbangan dengan alam selalu terjaga.” ucapnya.




