JAKARTA, KOMPAS.com — Suasana Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) Jakarta di bulan puasa tampak lebih lengang dari biasanya, Minggu (22/2/2026).
Berdasarkan pemantauan Kompas.com di lokasi, permukaan ruas Jalan Jenderal Sudirman–MH Thamrin terlihat basah dan licin akibat hujan yang turun sejak pagi.
Ruas jalan yang biasanya dipadati masyarakat tampak lebih lapang. Jarak antar pengguna jalan relatif renggang.
Baca juga: Warga Olahraga di CFD Sudirman Saat Puasa: Kalau Diam di Rumah Waktu Terasa Lama
Dibandingkan pekan-pekan sebelumnya, jumlah peserta CFD kali ini berkurang.
Tidak tampak kerumunan warga yang biasanya memadati titik-titik favorit olahraga seperti area Patung Kuda hingga Sarinah.
KOMPAS.com/ RUBY RACHMADINA Sejumlah warga masih tetap berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin meski kondisi diguyur hujan dan berpuasa Ramadhan pada Minggu (22/2/2026).
Area yang umumnya ramai oleh komunitas lari, pesepeda, dan pejalan kaki terlihat sepi.
Suasana juga lebih hening, tanpa riuh percakapan dan aktivitas yang lazim terjadi saat CFD berlangsung.
Keramaian terpusatkan hanya di sekitar Bundaran HI.
Baca juga: Suasana CFD Depok di Bulan Puasa, Hujan dan Sepi Warga Berolahraga
Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Satpol PP, hingga kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi.
Salah satu warga, Mukhlisin (46), menilai kondisi suasana yang sepi kemungkinan dipengaruhi kondisi hujan.
Terlebih umat muslim saat ini sedang melaksanakan ibadah puasa.
“Hujan kaya gini terus puasa orang lebih milih diam di rumah biasanya ya. Apalagi ini masih Minggu pertama puasa,” ucap Mukhlisin.
Meski demikian, ia tetap memilih berolahraga dengan mengayuh sepeda di sepanjang jalur CFD di Jakarta.
“Olahragalah, kalau diam mulu di rumah waktu berasa lama,” ucap Mukhlisin.
Baca juga: Penolakan Lapangan Padel di Pulomas, Warga Terganggu Lalin dan Suara Bising
Ia berencana untuk berkeliling kawasan ibu kota tersebut untuk menikmati waktu libur.
“Nanti pas sampai rumah bisa tidur, sambil menunggu azan,” ujarnya sembari tertawa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang