Bola.com, Pamekasan - Pelatih Madura United, Carlos Parreira, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah anak asuhnya ditahan imbang 2-2 oleh Arema FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan (21/2/2026).
Dalam laga tersebut, tuan rumah sejatinya unggul lebih dulu lewat aksi Junior Brandao di penghujung babak pertama. Namun, petaka datang selepas turun minum.
Mesin Madura United seolah mati pada awal babak kedua. Dalberto Belo dan Joel Vinicius memanfaatkan momen itu untuk membawa Arema FC berbalik unggul.
Selepas serangkaian peluang, Madura United akhirnya memaksa papan skor berubah. Jorge Mendonca menuntaskan sepakan sudut Jordy Wehrmann jelang akhir laga.
"Kami kecewa tentu saja. Kami tak mau imbang, kami mau menang. Rencana dari awal untuk sangat menyerang dan kami punya banyak kesempatan. Sayang kami tidak mencetak gol sebanyak yang kami inginkan. Kami berhak mendapatkan keberuntungan lebih," sesal Carlos.




