Mabes Polri Minta Maaf dan Janji Tindak Tegas Oknum Brimob Terkait Tewasnya Pelajar di Tual

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA – Markas Besar (Mabes) Polri secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas insiden tragis yang melibatkan oknum anggota Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor, Bripda MS, yang diduga menganiaya seorang pelajar bernama Ariyanto Tawakal (14) hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku.

Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menyatakan bahwa institusi Polri sangat menyesalkan kejadian tersebut karena dinilai telah mencoreng nama baik kepolisian. Menurutnya, tindakan individu personel tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur Tribrata dan Catur Prasetya.

“Polri berkomitmen tegas dalam proses penegakan hukum dan kode etik terhadap individu personel yang terlibat secara transparan dan akuntabel,” tegas Irjen Johnny Eddizon Isir pada Minggu (22/2/2026). Ia juga mengajak pihak keluarga korban dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal jalannya proses hukum guna memastikan keadilan.

Tidak Pandang Bulu

Senada dengan Mabes Polri, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartantomenegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindak kekerasan oleh anggotanya. Penanganan perkara ini dipastikan akan dilakukan secara berlapis, mencakup proses pidana sekaligus proses kode etik profesi.

“Jika terbukti bersalah, sanksinya jelas dan tegas,” ujar Irjen Dadang. Saat ini, Bripda MS telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan tersebut. Jika terbukti bersalah, oknum tersebut terancam sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) serta sanksi pidana.

Berdasarkan fakta yang diakui pihak kepolisian, insiden maut tersebut terjadi setelah Bripda MS diduga menghantam korban menggunakan helm. Polri menjamin tidak ada toleransi bagi setiap anggota yang terbukti melanggar hukum. (jpg/*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejutan Besar Liga Italia: Como Sukses Hancurkan Juventus di Turin
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Foto: Berolahraga Saat Ramadan di CFD Bundaran HI
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kehangatan Berbuka Takjil Bergizi di Masjid Jogokariyan
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Siswa Diduga Dianiaya Brimob, KPAI Minta Penyebab Kematian Diungkap!
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Trump naikkan tarif global baru dari 10 jadi 15 persen
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.