Kemendiktisaintek Buka Peluang Mahasiswa Mombasa Kuliah di Indonesia

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisantek) memperkuat kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Kenya, khususnya dengan Mombasa County.

Di mana, Mombasa County di Kenya merupakan pusat ekonomi kedua setelah Nairobi, kota pelabuhan utama yang berperan penting dalam perdagangan dan peradaban Afrika Timur.

Mbwarali Kame, Local Minister Department of Education Mombasa County, menjelaskan bahwa saat ini keterbatsan akses pendidikan tinggi menjadi salah satu fokus pertemuan. Terlebih, di Mombasa hanya terdapat satu universitas negeri, sementara kendala ekonomi membuat sebagian masyarakat sulit melanjutkan studi.

“Akses masyarakat ke pendidikan tinggi masih sangat terbatas karena faktor ekonomi. Banyak yang tidak bisa melanjutkan studi akibat keterbatasan biaya. Kami berkunjung ke Jakarta untuk menyimak praktik baik yang selama ini sudah dilaksanakan. Kami sangat berharap bisa meningkatkan kerja sama dalam hal penguatan kolaborasi pendidikan tinggi dan pengembangan SDM,” ungkapnya kutip Minggu, 22 Februari 2026.

Tak hanya itu, pada pertemuan tersebut juga membahas rencana peningkatan jumlah mahasiswa Mombasa yang akan menempuh pendidikan di Indonesia. 

Mukhamad Najib, Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti Kemdiktisaintek megatakan, sejak tahun lalu, sekitar 17 mahasiswa Mombasa telah dikirim untuk studi di Indonesia. 

“Sebelum tiba di Indonesia, mahasiswa menjalani pelatihan persiapan selama kurang lebih tiga bulan untuk adaptasi budaya dan akademik,” kata dia

Selain itu, Indonesia memiliki beberapa skema beasiswa internasional yang terbuka bagi mahasiswa Kenya.

“Kita juga ada TIAS atau Indonesian AID Scholarship. Beasiswa ini dikelola melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI). Fokusnya pada capacity building dan penguatan kerja sama pembangunan. Tentu saja Kenya termasuk negara yang berpotensi menjadi mitra dalam skema ini,” ujarnya

Kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Kenya telah terjalin lama. Meski Kedutaan Besar Kenya di Indonesia baru resmi dibuka pada 2022, hubungan bilateral kedua negara telah berlangsung sejak 1979. Pendidikan menjadi salah satu sektor prioritas dalam penguatan hubungan bilateral tersebut.

Mukhamad Najib menambahkan, pengembangan bidang studi juga menjadi perhatian. Beberapa bidang yang berpotensi dikembangkan antara lain pertanian, ekonomi, energi dan pembangunan berkelanjutan, pendidikan vokasi, serta industri dan manufaktur.

“Kita welcome dengan bentuk kerja sama yang diinginkan delegasi Mombasa. Karena kolaborasi pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia menjadi topik yang penting untuk terus kita dorong dan kita kolaborasikan,” tutup Mukhamad Najib.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tarif Trump Dibatalkan Mahkamah Agung, Arah Suku Bunga The Fed Semakin Tak Pasti
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
10 Tahun Terpisah, Riza Syah dan Claudia Andhara Akhirnya Bersatu di Pelaminan
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Prabowo soal MA AS Batalkan Tarif Dagang Trump: Kita Siap Hadapi
• 20 jam laludetik.com
thumb
Dubes AS Sebut Israel Berhak atas Timur Tengah, Arab Satukan Suara
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Menkeu Beberkan Kasus Pelanggaran Pajak Impor Sejumlah Gerai Perhiasan Mewah Usai Disegel Bea Cukai
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.