Di Hadapan Investor Global, Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum dan Kepercayaan Pasar

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Penegasan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya kepastian hukum, tata kelola yang baik, dan penguatan sistem ekonomi nasional menuai apresiasi dari para pimpinan perusahaan investasi global yang hadir dalam pertemuan yang digelar di Washington DC, pada Jumat (20/2/2026) waktu setempat.

COO Danantara, Pandu Sjahrir, menyampaikan bahwa apresiasi investor tidak terlepas dari kepemimpinan langsung Presiden dalam membuka ruang dialog strategis tersebut.

“Ya tadi mungkin banyak tambahan interest dari para investor-investor ini untuk berinvestasi dan berkolaborasi di dalam Indonesia dan juga di luar Indonesia,” ujar Pandu.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa para investor secara khusus mengapresiasi komitmen Presiden dalam memperkuat sistem hukum dan kepastian regulasi sebagai fondasi utama investasi jangka panjang.

“Tadi banyak bahasa-bahasa seperti confidence building, dan mereka sangat apresiasi bahasa yang Pak Presiden tekankan mengenai penguatan legal system, certainty of legal system," ungkapnya.

Dia mengatakan setiap investor global sangat mengapresiasi bahwa ada pembentukan Danantara yang merupakan inisiasi dari Presiden Ke-8 RI tersebut.

Baca Juga

  • Jagung Hingga Daging Sapi AS Siap Banjiri Indonesia Usai Prabowo Teken Kesepakatan Dagang
  • Prabowo Sebut Perundingan Dagang RI-AS Saling Menguntungkan
  • Kejutan Tarif 10% AS, Prabowo Minta Kajian Menyeluruh

“Mereka nilai bahwa ini bisa menjadi salah satu calon mitra mereka,” lanjutnya.

Menurut Pandu, kehadiran dan keterlibatan langsung Presiden dalam menerima para CEO global juga menjadi sinyal kuat keseriusan Indonesia dalam membangun kemitraan strategis. Bahkan, sejumlah investor mempertimbangkan membuka kantor perwakilan di Indonesia sebagai bentuk komitmen jangka panjang.

“Karena bahasa mereka boots on the ground itu sangat penting dan mereka sangat apresiasi bahwa Presiden bisa menerima mereka semua,” lanjutnya.

Ketua KADIN Indonesia, Anindya Bakrie, menilai bahwa penekanan Presiden terhadap tata kelola perusahaan dan kepastian hukum menjadi pesan sentral yang memperkuat kepercayaan dunia usaha global.

Dia juga menambahkan bahwa pendekatan Danantara dalam melakukan derisking dan mendorong partisipasi bersama (crowd-in) sejalan dengan arahan Presiden untuk membangun ekonomi nasional secara gotong royong dan berkelanjutan.

“Kami melihat sendiri bahwa satu, tadi Danantara itu sangat diapresiasi sebagai mitra dagang daripada CEO-CEO tadi. Dan yang kedua tentunya kami melihat juga Pak Presiden menekankan untuk tata kelola perusahaan dan juga kepastian daripada hukum, dan itu sangat benar-benar digarisbawahi dan diapresiasi,” ujar Anin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Populer: AS Minta Syarat Halal Dilonggarkan; MA Batalkan Tarif Trump
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Atria Hotel Gading Serpong Raih Traveller Review Award 2026, Bukti Komitmen Pelayanan Berkualitas
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pemprov DKI dan Baznas Salurkan Rp30 Juta untuk Masjid Lautze
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
6 Aplikasi Bitcoin Terbaik untuk Investor Pemula
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Tonasa Jadi Tuan Rumah Safari Ramadan, Perkuat Sinergi dan Transformasi Bersama Semen Indonesia
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.