Penguatan Monsun Asia Picu Cuaca Ekstrem di NTB, Waspada Hujan Tiga Hari ke Depan

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Mataram: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan penguatan Monsun Asia yang kini terjadi berpotensi meningkatkan curah hujan dalam beberapa hari ke depan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

"Kami mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem," kata Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG NTB Ari Wibianto saat dihubungi di Mataram seperti dilansir Antara, Minggu, 22 Februari 2026.

Ari menjelaskan penguatan Monsun Asia membawa Angin Baratan yang cukup kuat dan mempercepat proses pembentukan awan konvektif, terutama di wilayah barat dan selatan Indonesia. Kondisi Monsun Asia yang menguat tersebut berkontribusi terhadap peningkatan intensitas dan sebaran hujan di NTB.

Berdasarkan informasi dari BMKG pusat, penguatan monsun Asia yang membawa angin baratan cukup kuat telah mempercepat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Barat dan Selatan Indonesia.

Selain Monsun Asia, imbuh Ari, dinamika atmosfer juga dipengaruhi oleh aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang masih aktif dan diprakirakan terus mempengaruhi kondisi cuaca dalam beberapa hari ke depan. Aktivitas MJO saat ini terpantau berada di Samudra Hindia wilayah Barat Indonesia dan berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan.
 

Baca Juga :

BMKG: Waspada Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini


Kombinasi faktor tersebut ditambah kelembapan udara yang masih tinggi serta penguatan labilitas atmosfer, lanjutnya, mendukung terjadinya hujan lebat pada skala lokal hingga luas.

"Peningkatan cuaca (ekstrem) di wilayah NTB masih berpotensi hingga tiga hari ke depan," ujar Ari.

Berdasarkan peringatan BMKG, NTB masuk dalam kategori siaga hujan lebat pada periode 20-22 Februari 2026 . Pada periode berikutnya, 23-26 Februari 2026, NTB tetap dalam status siaga hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Lebih lanjut ia menyampaikan potensi cuaca ekstrem yang terjadi akibat gangguan fenomena atmosfer tersebut dapat berupa banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas transportasi darat, laut, maupun udara. Dampak yang perlu diantisipasi masyarakat meliputi angin kencang, banjir, dan tanah longsor, terutama di wilayah dengan topografi perbukitan dan daerah aliran sungai.


Ilustrasi Medcom.id

Ari mengingatkan masyarakat agar menyesuaikan perencanaan aktivitas, terutama kegiatan luar ruang, serta secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, BMKG NTB memprakirakan hujan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi pada Dasarian III Februari 2026 atau periode 21-28 Februari. Bahkan, BMKG menetapkan status awas potensi curah hujan tinggi di Kabupaten Lombok Barat, NTB pada periode tersebut .

Level awas di Lombok Barat spesifik merujuk ke Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Narmada . Sementara daerah siaga curah hujan tinggi meliputi Kecamatan Gunungsari, Kediri, dan Lingsar di Lombok Barat; Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara, Jonggat, dan Pringgarata di Lombok Tengah; Kecamatan Tanjung di Lombok Utara; serta Kecamatan Sandubaya di Kota Mataram.

Peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian dengan probabilitas 80 hingga lebih dari 90 persen terjadi di Kota Mataram, sebagian wilayah Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, serta sebagian kecil Sumbawa Barat dan Sumbawa.

Sedangkan hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian memiliki probabilitas sebesar 80 hingga lebih dari 90 persen yang diperkirakan terjadi hampir di seluruh wilayah NTB.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tetap lancar guna meminimalkan risiko genangan maupun luapan air saat hujan lebat terjadi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Perundingan Perdagangan Indonesia dan AS Saling Menguntungkan
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
7 Fakta Menarik Blades of the Guardians yang Belum Banyak Orang Tahu
• 31 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Fadli Zon Menbud Dorong Revitalisasi Museum Negeri Mpu Tantular Agar Lebih Menarik
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Tak Wajib Bayar Iuran Board of Peace
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Polda Sulel Tangkap Kasat Narkoba dan Kanit Polres Toraja Utara! Terkait Setoran Bandar Rp13 Juta Per Bulan
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.