Bulog Tambah 100 Ribu Ton Minyakita Jamin Pasokan Ramadan-Lebaran

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memperkuat stok minyak goreng rakyat merek MinyaKita hingga 100 ribu ton guna menjaga pasokan agar tetap aman selama Ramadan hingga Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Rizal mengatakan, upaya tersebut dilakukan BUMN pangan itu untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa Ramadan hingga Lebaran.

Ia mengaku telah menginstruksikan jajaran direksi untuk mempercepat koordinasi dengan produsen minyak goreng agar pasokan domestic market obligation (DMO) kepada Bulog dapat ditingkatkan selama Ramadan.

"Kami sudah perintahkan tadi ke Direktur Bisnis Bulog Febby Novita untuk segera menghubungi masing-masing produsen minyak untuk mendorong DMO-nya lebih banyak lagi ke Bulog di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran ini," kata Rizal dikutip dari Antara, Minggu, 22 Februari 2026. Kebutuhan Minyakita naik 2 kali lipat Menurutnya kebutuhan MinyaKita selama Ramadan dan menjelang Lebaran diperkirakan meningkat hingga dua kali lipat bahkan tiga kali lipat dibandingkan kebutuhan pada bulan normal. Menurut Rizal, peningkatan konsumsi terjadi karena masyarakat yang biasanya jarang memasak turut menyiapkan berbagai hidangan selama Ramadan dan Idulfitri.

Sebelumnya, kata dia, Bulog menerima pasokan sekitar 60 ribu ton per bulan, namun realisasi Februari baru mencapai 45 ribu ton sehingga masih terdapat kekurangan signifikan. Karena itu, Bulog menargetkan tambahan pasokan agar volume distribusi dapat ditingkatkan.

"Nanti kita maksimalkan kalau bisa 90 ribu ton lah atau 100 ribu ton lah untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri," ucap Rizal.

Baca Juga :

Siap-siap! Bantuan Pangan Beras-Minyak Goreng Disalurkan Minggu Depan


(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)


Dia berharap optimalisasi stok tersebut mampu menjaga ketersediaan MinyaKita di pasaran sehingga tidak terjadi kelangkaan atau lonjakan harga.

Dengan penguatan stok hingga 100 ribu ton, Bulog memastikan kebutuhan minyak goreng rakyat di berbagai daerah tetap terpenuhi sepanjang Ramadan hingga Lebaran dengan harga di tingkat konsumen Rp15.700 per liter. Penyaluran Minyakita melalui 3 BUMN
Lebih lanjut Rizal menjelaskan kebijakan terbaru distribusi MinyaKita mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat, yang mengatur penugasan DMO sebesar 35 persen dari total nasional.

Penugasan tersebut kini diberikan kepada BUMN, yakni Bulog, ID FOOD, dan Agrinas Palma, menggantikan skema sebelumnya yang menyerahkan distribusi MinyaKita kepada pihak swasta. Melalui pengaturan baru itu, penyaluran MinyaKita tidak lagi melalui distributor, melainkan langsung dari Bulog, ID FOOD, dan Agrinas Palma kepada pengecer di pasar.

Distribusi difokuskan ke pasar-pasar SP2KP dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, sementara harga tebus dari gudang Bulog ditetapkan Rp14.500 per liter. Dengan selisih Rp1.200 per liter, Bulog berharap pengecer tetap memperoleh margin wajar sehingga harga MinyaKita terkendali dan pasokan minyak goreng rakyat tetap stabil.

"Sehingga daerah-daerah tidak kekurangan lagi stok Minyakita," kata Rizal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
7 Solusi Investasi Emas saat Stok Emas Antam Kosong
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tiket Kereta Lebaran Mulai Diserbu, PT KAI Daop 1 Catat 480 Kursi Sudah Terjual
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Klasemen La Liga Usai Laga Osasuna Vs Real Madrid
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
FC Koln vs Hoffenheim: Tahan Imbang Hoffenheim 2-2 dan Putus Tren Kekalahan
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
KPAI soal Anggota Brimob Aniaya Remaja di Tual: Harus Dijatuhi Hukuman Maksimal
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.