PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM Satu Harga ke wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, tetap aman dan berjalan normal pasca insiden pesawat kargo yang terjadi sebelumnya.
Melalui koordinasi intensif dan sinergi antara Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dan PT Patra Logistik selaku anak perusahaan yang mendukung aspek logistik, pengiriman BBM ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) Krayan kembali dilakukan sesuai rencana.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa pengiriman BBM Satu Harga pada Sabtu (21/2) telah dilaksanakan menggunakan armada pesawat Air Tractor AT-802 untuk mendistribusikan produk Pertalite ke SPBU 3T Krayan.
“Alhamdulillah, berkat koordinasi dan best effort seluruh tim serta sinergi Pertamina Patra Niaga dan Patra Logistik, proses administrasi maupun operasional pengiriman berjalan lancar sehingga supply BBM ke Krayan tetap terjaga,” ujar Edi.
Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di wilayah Krayan dalam kondisi aman dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa.
Pengiriman ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga keberlanjutan Program BBM Satu Harga di wilayah perbatasan dan Daerah 3T, guna memastikan akses energi yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Terus Gencarkan Pengelolaan Sampah di Berbagai Wilayah, Dampak Ekonomi Capai Rp3,2 Miliar
Sejalan dengan hal tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga terus memonitor dan memastikan kesediaan dan pendistribusian energi di masa Ramadan.
"Salah satu aksi akselerasi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan ini juga dalam rangka menyediakan energi dan mendukung agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dengan ketersediaan energi yang cukup," pungkas Roberth.





