LAUSANNE, KOMPAS.TV - Keputusan Presiden FIFA Gianni Infantino ambil bagian di Board of Peace buatan Donald Trump berbuntut panjang.
Infantino diselidiki oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) terkait adanya kemungkinan pelanggaran independensi dan netralitas.
Penyelidikan Infantiono tersebut diungkapkan Presiden IOC Kirsty Coventry pada Jumat (20/2/2026).
Baca Juga: FIFA Gandeng Dewan Perdamaian, Bangun 50 Lapangan hingga Stadion Nasional di Gaza
Infantino dan Coventry, termasuk di antara 107 anggota komite IOC yang terikat sumpah untuk selalu bertindak independen dari kepentingan politik.
Namun, saat pertemuan perdana Board of Peace di Washington, Kamis (19/2/2026), Infantino turut hadir.
Bahkan FIFA menggandeng Board of Peace dalam kemitraan strategis untuk membangun ekosistem sepak bola lengkap di Palestina.
Memang, jelang Piala Dunia 2026, Infantino disebut sejalan dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS).
Piala Dunia 2026 akan digelar di AS, Meksiko dan juga Kanada.
Ia juga menghadiri peresmian Trump sebagai Presiden AS tahun lalu, serta melakukan beberapa kunjungan ke Gedung Putih dan kediaman Trump di Mar-a-Lago.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Associated Press
- gianni infantino
- fifa
- board of peace
- netralitas
- ioc
- olimpiade





