Ledakan dahsyat mengguncang ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu pagi. Para pejabat memperingatkan kemungkinan ledakan tersebut berasal dari serangan rudal balistik, warga diminta berlindung.
Dilansir AFP, Minggu (22/2/2026), peringatan terebut dikeluarkan oleh militer kota Kyiv sesaat sebelum pukul 04.00 pagi (02.00 GMT). Serangan tersebut sekaligus mendesak warga untuk segera berlindung. Beberapa saat kemudian, jurnalis AFP di Kyiv mendengar beberapa ledakan keras.
"Perhatian! Peringatan udara telah diumumkan di Kyiv karena ancaman musuh yang menggunakan senjata balistik," kata administrasi militer kota Kyiv tersebut, menyerukan warga untuk tetap berada di tempat perlindungan sampai peringatan dicabut.
Otoritas regional mengatakan unit pertahanan udara sedang mencegat drone yang terdeteksi di wilayah Kyiv yang lebih luas dan mengingatkan warga sipil untuk tidak merekam atau memposting gambar aktivitas militer yang sedang berlangsung.
Tidak ada laporan langsung tentang korban jiwa.
Kyiv, yang secara rutin menjadi sasaran serangan rudal dan drone Rusia sejak dimulainya invasi skala penuh pada Februari 2022, telah menghadapi gelombang serangan malam hari dalam beberapa pekan terakhir seiring dengan intensifikasi serangan musim dingin Moskow terhadap infrastruktur energi dan militer.
(yld/knv)





