Mendikdasmen Masukkan Bahasa Inggris sebagai Mapel Wajib SD Tahun 2027, Jember Diminta Bersiap

realita.co
5 jam lalu
Cover Berita

JEMBER (Realita) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti, resmi memasukkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3 Sekolah Dasar pada 2027.

Kebijakan ini ditegaskan sebagai bagian dari penguatan kompetensi global siswa, termasuk di Kabupaten Jember.

Baca juga: Revitalisasi Tuntas, Kepala SMPN 1 Balung Bersyukur Kini Sekolah Aman dari Banjir

Pernyataan tersebut disampaikan saat meresmikan ratusan revitalisasi sekolah di Jember, Sabtu (21/2/2026).

Abdul Mu’ti menegaskan, tahun 2026 menjadi fase transisi dan persiapan, terutama dalam peningkatan kompetensi guru SD agar siap mengajar Bahasa Inggris secara efektif.

“Tahun 2027 Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD. Karena itu tahun 2026 ini kami mulai melatih guru-guru, terutama guru kelas di tingkat SD,” ujar Abdul Mu’ti.

Dengan dimasukkannya Bahasa Inggris sebagai mapel wajib, sekolah-sekolah di Jember harus segera berbenah. Dinas pendidikan dan kepala sekolah diminta memastikan guru mengikuti pelatihan yang difasilitasi pemerintah pusat sepanjang 2026.

Menurut Mendikdasmen, penguasaan Bahasa Inggris menjadi fondasi penting dalam menghadapi era globalisasi dan transformasi digital. Tanpa kemampuan bahasa internasional, generasi muda berpotensi tertinggal dalam akses ilmu dan teknologi.

“Anak-anak kita hidup di masa depan. Maka pendidikan harus future oriented dan membekali mereka dengan keterampilan yang relevan,” tegasnya.

Baca juga: Bupati Jember Rayu Mendikdasmen, Ajukan 300 Sekolah Rusak untuk Direvitalisasi Tahun 2026

Bahasa Inggris dinilai membuka akses lebih luas terhadap literatur internasional, perkembangan teknologi, hingga keterampilan seperti Artificial Intelligence (AI) dan coding yang mulai diperkenalkan di sekolah.

Abdul Mu’ti menekankan, kebijakan ini bukan sekadar penambahan mata pelajaran, melainkan strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Kalau kita ingin generasi Indonesia, termasuk di Jember, memiliki daya saing global, maka penguasaan Bahasa Inggris sejak SD adalah langkah strategis,” katanya.

Lebih jauh Abdul Mu'ti menjelaskan keberhasilan implementasi kebijakan tersebut sangat bergantung pada kesiapan guru.

Baca juga: Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Jember, Target 2026 Tambah 71 Ribu Satuan Pendidikan

Pemerintah mulai melaksanakan pelatihan intensif pada 2026 agar tidak terjadi kesenjangan kompetensi saat kebijakan berlaku penuh pada 2027.

Dengan dukungan revitalisasi sekolah dan peningkatan sarana pembelajaran yang sedang berjalan, Jember diharapkan mampu mengimplementasikan kebijakan ini secara optimal.

“Kami siapkan gurunya, kami latih. Maka sekolah harus siap bergerak bersama. Ini bagian dari membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Abdul Mu’ti. (R-dy).

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
12 Ramalan Shio Besok, 23 Februari 2026: Shio Ular Hoki, Shio Kuda Perlu Waspada
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Amankan 19 Kilogram Ganja di Jakarta Barat, Satu Orang Ditangkap
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Indonesia Perkuat Gastrodiplomasi di Kamboja Lewat Sertifikat Duta Rasa Nusantara
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas Antam Melesat Rp 72.000 dalam Sepekan, Galeri24 Naik Tipis Rp 3.000
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Erick Thohir Dukung Provinsi Penyangga untuk Sukseskan PON 2028 NTT–NTB
• 18 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.