Kemlu RI kecam Dubes AS Sebut Israel Dapat Duduki Tepi Barat

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia mengecam keras atas pernyataan Duta Besar Amerika Serikat Mike Huckabee yang menyatakan pendudukan Israel di Tepi Barat merupakan langkah yang dapat diterima.

Pernyataan tersebut disampaikan Kemlu RI melalui pernyataan yang dikeluarkan bersama pada Minggu dengan Kemlu Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Pakistan, Turki, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Oman, Bahrain, Lebanon, Suriah, dan Palestina, serta sekretariat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Negara-Negara Arab (LNA), dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Baca Juga :
Pemerintah Jawab 22 Pertanyaan Publik yang Masih Jadi Misteri soal Perjanjian Dagang Resiprokal RI-AS
MUI Beri Pernyataan Menohok Soal Produk AS Bebas Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal

“Menyampaikan kecaman keras dan keprihatinan mendalam atas pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, yang mengindikasikan bahwa tindakan Israel untuk mengambil alih wilayah-wilayah milik negara Arab, termasuk Tepi Barat yang diduduki, dapat diterima,” bunyi pernyataan bersama tersebut dikutip, Minggu, 22 Februari 2026.

Pernyataan bersama tersebut menegaskan penolakan tegas terhadap pernyataan yang dinilai berbahaya dan provokatif, yang merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta menimbulkan ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas kawasan.

Negara-negara Arab dan Muslim, menekankan bahwa pernyataan Dubes AS yang mendukung pendudukan Israel, justru bertentangan degan visi yang disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump serta Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza.

“Rencana tersebut bertumpu pada penguatan toleransi dan hidup berdampingan secara damai, dan bahwa pernyataan yang berupaya melegitimasi penguasaan atas tanah pihak lain justru merusak tujuan tersebut, memicu ketegangan, dan merupakan bentuk hasutan alih-alih mendorong perdamaian,” kata pernyataan bersama.

Mengulangi mengulangi penolakan tegas terhadap setiap upaya aneksasi Tepi Barat atau pemisahannya dari Jalur Gaza, negara-negara Arab dan Muslim menentang keras perluasan aktivitas permukiman di Wilayah Palestina yang Diduduki, serta menolak secara mutlak segala ancaman terhadap kedaulatan negara-negara Arab.

“Israel tidak memiliki kedaulatan apa pun atas Wilayah Palestina yang Diduduki maupun wilayah Arab lain yang diduduki,” tegas mereka.

Kementerian-kementerian tersebut turut memperingatkan bahwa kelanjutan kebijakan ekspansionis dan langkah-langkah melanggar hukum oleh Israel hanya akan memperburuk kekerasan dan konflik di kawasan serta merusak prospek perdamaian, dan menyerukan penghentian pernyataan-pernyataan yang menghasut tersebut.

Baca Juga :
MA AS Batalkan Tarif Trump, Prabowo Langsung Minta Jajaran Lakukan Hal Ini
Respons Prabowo Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump
Prabowo Sebut Perundingan Dagang Indonesia-Amerika Serikat Saling Menguntungkan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov Sulsel Gelar Ramadhan Leadership Camp, 851 Pejabat ASN dan Direksi BUMD Ikut Pembinaan
• 11 jam lalupantau.com
thumb
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Madrid Tersandung, Hansi Flick Minta Barcelona Bangkit Saat Hadapi Levante untuk Kudeta Musuh Bebuyutan
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir Tegaskan Posisi Polri dan TNI di Bawah Presiden Sudah Tepat
• 14 jam lalupantau.com
thumb
RUU Perampasan Aset Dinilai KPK Mampu Beri Efek Jera bagi Koruptor
• 7 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.