Indonesia Setuju Impor 1.000 Ton Beras Khusus hingga 580.000 Ekor Ayam dari AS

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia menyetujui impor 1.000 ton beras khusus dan 580.000 ekor ayam dari Amerika Serikat (AS) lewat perjanjian dagang resiprokal antara kedua negara.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanesto menyebutkan, keran impor beras khusus itu dibuka dengan alokasi yang menysuaikan permintaan dalam negeri.

"Pemerintah setuju memberikan alokasi impor untuk beras klasifikasi khusus
asal AS, namun tetap realisasinya tergantung permintaan dalam negeri," kata Haryo dalam keterangan tertulis, Minggu (22/2/2026).

Haryo mengeklaim, komitmen impor beras dari AS itu jumlahnya tergolong kecil dibandingkan produksi beras dalam negeri.

Baca juga: Pemerintah Sebut Impor Minuman Alkohol dari AS demi Genjot Pariwisata

Ia juga menyebutkan bahwa Indonesia tidak melakukan impor beras dari AS dalam 5 tahun terakhir.

"Komitmen impor beras AS hanya sebesar 1.000 Ton tidak signifikan atau hanya sekitar 0,00003 persen dari total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton tahun 2025," ujar Haryo.

Selain beras, Haryo juga menyebutkan bahwa Indonesia akan mengimpor 580.000 ekor ayam dari AS, dengan estimasi nilai sekitar 17 juta hingga 20 juta dollar AS.

Ia mengatakan, ayam yang diimpor dari AS adalah ayam hidup untuk kebutuhan peternakan di Indonesia.

Baca juga: Ekonom Sebut RI Kehilangan Posisi Unggul Akibat Tarif AS

"GPS (grand parent stock) sangat dibutuhkan peternak ayam dalam negeri sebagai sumber genetik utama dan belum ada fasilitas pembibitan GPS di Indonesia," kata Haryo.

Indonesia juga mengimpor 120.000-150.000 ton daging ayam dalam bentuk mechanically deboned meat (MDM) sebagai bahan baku pembuatan sosis, nugget, bakso, dan produk olahan lainnya untuk industri dalam negeri.

Sementara itu, impor ayam potong dari AS tidak dilarang, tetapi harus mengikuti ketentuan yang ada.

Baca juga: Kesepakatan Tarif Resiprokal: Indonesia Setuju Beli Pesawat dari AS

"Impor bagian ayam seperti leg quarters, breasts, legs, atau thighs selama ini memang tidak dilarang, sepanjang memenuhi persyaratan kesehatan hewan, keamanan pangan, kebutuhan tertentu, dan ketentuan teknis yang berlaku," ujar Haryo.

Haryo menegaskan, pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan peternak dalam negeri serta menjaga keseimbangan pasokan dan harga ayam nasional.

"Tidak ada kebijakan yang mengorbankan industri domestik," ucap Haryo.

Di samping itu, Indonesia juga mengimpor jagung dari AS sebagai kesepakatan tarif resiprokal.

Baca juga: Strategi Baru Trump: Tarif 15 Persen untuk Impor Global

Ketentuan ini mengatur bahwa Indonesia memberikan akses impor Jagung asal AS untuk peruntukan bahan baku industri makanan dan minuman (MaMin) dengan volume tertentu per tahun.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kebutuhan importasi jagung untuk industri MaMin pada tahun 2025 sekitar 1,4 juta ton. Produk jagung asal AS memiliki spesifikasi dan standar mutu sesuai yang dibutuhkan oleh industri MaMin," kata Haryo.

"Ketentuan ini penting untuk Indonesia dalam rangka memastikan kecukupan bahan baku utama pada industri MaMin yang memiliki kontribusi 7,13 persen terhadap PDB Nasional, dan menyumbang 21 persen dari total ekspor industri non-migas (atau senilai USD 48 Miliar), dan menyerap lapangan kerja hingga 6,7 juta pada tahun 2025," imbuh dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Comeback Syuting, Cut Tari Main Serial Bersama Artis Gen Z Setelah Dapat Izin Suami
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Orang Tua Senang Anaknya Bersekolah di Sekolah Rakyat: Banyak Perubahan
• 3 jam laludisway.id
thumb
Hukum Salat Tarawih di Rumah dan Tata Caranya
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Korsleting Listrik Picu Ledakan Kembang Api di Rumah Warga Sleman, 2 Sepeda Motor Hangus
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Pemerintah Pastikan Makanan & Minuman Asal AS Tetap Wajib Sertifikasi Halal RI
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.