Tito Karnavian Buka Puasa Bersama Masyarakat Pidie Jaya, Tegaskan Percepatan Infrastruktur dan Hunian Tetap

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Pidie Jaya - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur dan penyediaan hunian tetap (huntap) menjadi prioritas utama pemulihan warga terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya. Percepatan pembangunan tersebut sangat penting agar warga yang rumahnya rusak berat atau hilang memperoleh kepastian tempat tinggal.

Tito Karnavian menjelaskan, proses pembangunan melibatkan pemerintah daerah (Pemda), terutama dalam memastikan validitas data penerima bantuan.

Advertisement

BACA JUGA: Mendagri Tito Fokus Pembersihan Lumpur di Permukiman Warga Aceh Tamiang

“Hunian tetap ini prosesnya melibatkan pemerintahan daerah, dan pasti saya akan kejar bupati semua, gubernur saya pasti akan kejar [penyiapan datanya],” kata Mendagri saat buka puasa bersama masyarakat Pidie Jaya di Gedung Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (21/2/2026).

Ia menekankan bahwa ketepatan dan kelengkapan data dari Pemda menjadi faktor penentu percepatan pembangunan huntap.

Mendagri Muhammad Tito Karnavian Mendagri saat buka puasa bersama masyarakat Pidie Jaya di Gedung Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (21/2/2026).

“Yang menjadi kunci untuk huntap, karena Pak Bupati bilang, ‘Tolonglah bangunkan huntap secepat mungkin’. Kecepatan membangun huntap itu nomor satu adalah data dari Pemda. Ini harus ditanya satu per satu warga ini,” jelasnya.

Selain huntap, Tito juga menyoroti percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya jembatan penghubung yang rusak akibat bencana.

Ia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) terkait pembangunan jembatan permanen dua jalur guna memperlancar mobilitas warga dan distribusi logistik. Terlebih, jalur daerah setempat merupakan akses yang menghubungkan Kota Medan dengan Banda Aceh dan kerap dilalui truk-truk berukuran besar, sehingga membutuhkan konstruksi yang kuat dan andal.

“Menteri PU saya udah kontak tadi dan juga petugas PU. Menteri PU sampaikan sama saya tadi barusan setengah jam lalu kontak-kontakan, dia bangun jembatan (permanen) di sebelahnya jembatan sementara yang roboh itu,” ungkapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Jadi Tersangka, Anggota Brimob yang Aniaya Pelajar Hingga Tewas Jalani Pemeriksaan Etik
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
DPRD Minta Satpol PP Kota Malang Konsisten Tertibkan Hiburan Malam selama Ramadan
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Mawa Siap Memaafkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli, tapi... 
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menlu Sugiono: Posisi Wakil Komandan ISF Perkuat Keamanan Pasukan RI di Gaza
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Persebaya Kalah dari Persijap, Bernardo Tavares Ungkap Kelemahan Bajul Ijo
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.