Profil Dwi Sasetyaningtyas, Awardee LPDP yang Viral Usai Pamer Paspor Anak WNA

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID- Profil Dwi Sasetyaningtyas tengah menjadi sorotan publik setelah namanya viral di media sosial. Ia dikenal sebagai awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang memamerkan paspor anaknya sebagai warga negara asing.

Konten tersebut memicu perdebatan luas dan kritik dari warganet. Tak hanya dirinya, sang suami yang juga alumni LPDP ikut terseret dalam polemik.

Pihak LPDP bahkan menyatakan akan melakukan pemanggilan untuk klarifikasi. Berikut ulasan lengkap profil Dwi Sasetyaningtyas beserta latar belakang pendidikan dan kiprahnya.

Viral Usai Konten Paspor Anak

Dwi Sasetyaningtyas dikenal dengan sapaan Tyas atau DS. Dikutip Tribun Sumsel, ia menjadi perbincangan publik setelah membagikan konten di Instagram dan Threads terkait anak keduanya yang resmi menjadi warga negara Inggris atau British Citizen.

Dalam salah satu unggahannya, ia menulis, “Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan paspor kuat WNA.” Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang menilai sebagai awardee LPDP, pernyataan itu dianggap kurang bijak dan seolah merendahkan negara sendiri.

Meski Tyas telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, polemik terus bergulir. Profil Dwi Sasetyaningtyas pun semakin banyak dicari publik untuk mengetahui latar belakangnya.

Profil Dwi Sasetyaningtyas

Dwi Sasetyaningtyas merupakan lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia memulai pendidikan tinggi di ITB pada 2009 dan lulus pada 2013 dengan IPK 3,34. Selama kuliah, ia sempat menjadi asisten laboratorium Teknik Kimia selama satu tahun.

Setelah meraih gelar sarjana, Tyas bekerja di perusahaan multinasional P&G sebagai Customer Business Development Manager selama dua tahun. Pada 2015, ia mendapatkan beasiswa LPDP dan melanjutkan studi S2 di Delft University of Technology, Belanda.

Ia tercatat sebagai awardee LPDP PK-35 dan mengambil jurusan Sustainable Energy Technology hingga lulus pada 2017. Dalam penyusunan tesisnya, ia meneliti sistem solar Photovoltaic (PV). Penelitiannya bertujuan mencari model bisnis panel surya yang tepat untuk penyediaan listrik di daerah pedesaan seperti Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kiprah Sosial dan Bisnis

Ia dikenal sebagai aktivis sosial yang peduli isu lingkungan. Selama menjalankan kewajiban sebagai awardee LPDP di Indonesia pada 2017–2023, ia menginisiasi penanaman 10 ribu pohon bakau di berbagai pesisir pantai.

Ia juga memberdayakan ibu rumah tangga agar dapat berpenghasilan dari rumah. Selain itu, ia terlibat dalam penanggulangan bencana di Sumatra dan pembangunan sekolah di NTT.

 

Tyas mendirikan Sustaination pada 2018 sebagai bisnis produk berbahan ramah lingkungan. Sejak 2020, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Minggu (22/2/2026), statusnya menjadi Co-founder.

Ia juga tercatat sebagai founder akun dan komunitas @sustaination, @ceritakompos, serta @bisnisbaikclub. Selama ini, ia dikenal vokal mengkritisi kebijakan pemerintah melalui media sosial.

Ia kini berada di Inggris untuk mendampingi suaminya yang bekerja sebagai Senior Research Consultant di University of Plymouth. Suaminya, Arya Pamungkas Iwantoro, juga merupakan alumni awardee LPDP.

Polemik semakin berkembang karena pihak LPDP menyatakan bahwa Arya belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya setelah menamatkan studi. Melalui akun resmi X @LPDP_RI pada Jumat (20/2/2026), LPDP menyampaikan akan memanggil Arya untuk klarifikasi. LPDP juga menegaskan akan melakukan proses penindakan hingga kemungkinan pengembalian dana beasiswa apabila terbukti kewajiban kontribusi belum dipenuhi.

Sementara itu, Tyas menjelaskan bahwa unggahannya merupakan bentuk kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah. Ia menyebut pernyataannya sebagai pelampiasan rasa marah sebagai WNI.

Namun ia juga menyadari bahwa sebagai penerima beasiswa dari uang rakyat, dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan kepentingan rakyat. Itulah profil Dwi Sasetyaningtyas, mulai dari rekam jejak pendidikan hingga kiprah sosialnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Begini Cara Priyanka Chopra dan Nick Jonas Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga
• 24 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Indonesia Perkuat Gastrodiplomasi di Kamboja Lewat Sertifikat Duta Rasa Nusantara
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Perak Ugal-ugalan, Waktunya Beli Lagi?
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Perombakan Besar-Besaran di Polda Metro Jaya, 175 Perwira Dimutasi
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Alvaro Arbeloa Kritik Kecepatan Tim dan Bela Kylian Mbappe di Laga Real Madrid vs Osasuna
• 10 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.