Imbas Insiden Bom Bunuh Diri, Pakistan Serang Wilayah Afghanistan

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Nangarhar: Pasukan Pakistan dilaporkan melakukan serangan udara di beberapa wilayah Afghanistan.

Serangan diarahkan ke bagian timur dan tenggara Afghanistan pada Minggu 22 Februari 2026, menurut media lokal Afghanistan dan Kementerian Informasi Pakistan.

“Sumber mengatakan kepada TOLOnews bahwa setelah serangan udara di distrik Khogyani, provinsi Nangarhar, pasukan Pakistan juga melakukan serangan di distrik Ghani Khel, provinsi Nangarhar dan distrik Behsud, provinsi Nangarhar,” tulis saluran berita Afghanistan di platform media sosial X, seperti dikutip Anadolu.

“Sumber menambahkan bahwa di distrik Behsud, rumah seorang warga sipil yang diidentifikasi sebagai Shahabuddin menjadi sasaran. Pasukan Pakistan juga melakukan serangan udara malam ini di distrik Barmal, provinsi Paktika dan distrik Urgun, provinsi Paktika,” ujar laporan itu.

Media tersebut, mengutip sumber keamanan, melaporkan bahwa tidak ada korban jiwa yang tercatat dalam serangan di distrik Barmal dan Urgun.

Dalam versi Pashto saluran tersebut, disebutkan bahwa sebuah khotbah keagamaan dihantam di distrik Barmal di Paktika. Dalam unggahan terpisah, TOLOnews mengatakan, "Militer Pakistan telah mengkonfirmasi melakukan serangan di wilayah Afghanistan, mengklaim bahwa tujuh tempat persembunyian milik Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) dan Negara Islam Provinsi Khorasan (ISKP) menjadi sasaran."

Dikutip dari juru bicara Kepolisian Nangarhar, Sayed Tayyeb Hammad, yang mengatakan 23 anggota keluarga terjebak di bawah reruntuhan setelah sebuah rumah warga sipil dihantam di distrik Behsud. Empat orang telah diselamatkan, dan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.

Juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, menulis pada hari Minggu, “Lingkaran militer Pakistan tertentu sekali lagi melanggar wilayah Afghanistan.”

“Tadi malam, mereka mengebom warga sipil kita di Provinsi Nangarhar dan Paktika, menewaskan dan melukai puluhan orang, termasuk wanita dan anak-anak,” kata Mujahid.

“Para jenderal Pakistan mengkompensasi kelemahan keamanan di negara mereka sendiri melalui kejahatan semacam itu,” imbuh Mujahid.

“Pakistan, sebagai respons pembalasan, telah melakukan penargetan selektif berdasarkan intelijen terhadap tujuh kamp dan tempat persembunyian teroris milik Taliban Pakistan dari Fitna al Khwarij (FAK) dan afiliasinya serta Negara Islam Provinsi Khorsan (ISKP) di wilayah perbatasan,” kata Kementerian Informasi dan Penyiaran pada Minggu pagi.

Serangan tersebut terjadi setelah insiden bom bunuh diri baru-baru ini di Pakistan, katanya.

“Pakistan mengharapkan dan menegaskan kembali kepada Pemerintah Sementara Afghanistan untuk memenuhi kewajibannya dan menolak penggunaan wilayahnya oleh Khwarij dan teroris terhadap Pakistan karena keselamatan dan keamanan rakyat Pakistan adalah yang utama,” tambah kementerian tersebut.

Pakistan bersumpah untuk membalas pembunuhan dua personel keamanan pada hari Sabtu di Khyber Pakhtunkhwa, memperingatkan bahwa mereka tidak akan membiarkan serangan apa pun yang diluncurkan dari Afghanistan tanpa balasan.

Sejauh ini belum ada informasi pasti yang dirilis mengenai kemungkinan korban jiwa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bapanas pastikan stabilitas harga pangan di Pasar Gembrong Bogor
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
HP Lipat Motorola Razr 60 Dijual di Indonesia 25 Februari, Harga Rp11 Jutaan
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Oknum Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas, Sangat Tidak manusiawi dan Mencoreng Institusi Polri!
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Penilaian Pelatih Ajax soal Penampilan Maarten Paes
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Jam Layanan BPJS Kesehatan saat Ramadan 2026 Ada Penyesuaian, Simak Selengkapnya
• 15 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.